Sabtu, 7 April 2018 16:17

30 % Suara Pemilih Muda tentukan Kepemimpinan Jabar 2018

Reporter : Jumadi Kusuma
Sosialisasi Pilgub Jabar yang dikemas dalam Electaiment on Campus di Universitas Komputer Jl. Dipatiukur Bandung, Sabtu (7/4/18).
Sosialisasi Pilgub Jabar yang dikemas dalam Electaiment on Campus di Universitas Komputer Jl. Dipatiukur Bandung, Sabtu (7/4/18). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- pemilih muda atau pemilih pemula dituntut bertanggungjawab atas masa depan Jawa Barat. Pemilih muda juga diharap menggunakan hak pilihnya secara cerdas, rasional, dan berkualitas, agar pemimpin terpilih lebih legitimate.

Hal itu dikemukakan Komisioner KPU Jabar Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat di hadapan ratusan mahasiswa pada acara sosialisasi Pilgub Jabar yang dikemas dalam Electaiment on Campus di Universitas Komputer Jl. Dipatiukur Bandung, Sabtu (7/4/18).

Baca Juga : Sawala Pilkada Jabar, Apresiasi untuk Warga Kampung Adat Dukuh Garut

Dikatakan Nina, tanggung jawab itu ditunjukkan dengan datang ke TPS dan menggunakan hak pilih dengan benar.

"Apalagi pemilih muda sangat potensial dan secara kuantitas mencapai sekitar 30%, sehingga suaranya akan sangat menentukan kepemimpinan Jawa Barat lima tahun ke depan," ujarnya.

Baca Juga : Sawala Pilkada Jabar 2018: Peneduh dari Kampung Dukuh

Pernyataan Nina dikuatkan Ferry Kurnia Rizkiansyah, mantan Komisioner KPU RI.

"Pemilih pemula jangan hanya jadi penonton sejarah, tapi jadilah pembuat sejarah," katanya.

Baca Juga : Spanduk 2DM 'Mejeng' di Mega Proyek Milik Pemkot Cimahi

Ferry juga mengajak mahasiswa tidak golput.

"Pastikan terdaftar sebagai pemilih, serta tahu dan memahami pemilu, karena pemilih adalah subyek demokrasi," sebutnya sambil kembali mengingatkan bahwa pemilik kedaulatan adalah rakyat, termasuk mahasiswa.

Baca Lainnya