Kamis, 9 Agustus 2018 21:21

Teknologi Biodigester untuk Tangani Persoalan Sampah

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Warga RW 18 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, memanfaatkan teknologi biodigester untuk pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos atau sumber energi. Hal itu terungkap saat kunjungan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan , di RW 18 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi pada Kamis (9/8).

Ketua RW 18 Kelurahan Cibabat Hamdani mengungkapkan, pengolahan sampah dengan teknologi biodigester ini sudah berjalan sekitar enam bulan lalu.

Baca Juga : Cakupan Penarikan Sampah dari ke TPA sudah 80%

“Dengan teknologi biodigester ini sampah yang diolah akan menjadi pupuk dan kompos yang bisa dimanfaatkan, kami menargetkan RW 18 ini menjadi Kampung Herbal,” sebutnya.

Kepala DLH Kota Cimahi Ade Ruhiyat menjelaskan, pihaknya ingin merubah mindset dan mengedukasi masyarakat agar sebelum dibuang, sampah terlebih dahulu diolah, salah satunya dengan pemanfaatan teknologi biodigester.

Baca Juga : Kurangi Sampah Plastik, Pemkot Cimahi Larang Warga Gunakan Plastik Sekali Pakai

“Perlu ada perubahan cara berpikir (mindset) warga tentang pengelolaan sampah ini,” ungkap Ade, usai peninjauan.

Sementara Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi Muhammad Suryadi mengatakan, pengolahan sampah dengan teknologi biodigester ini ide dari warga RW 18. Pihaknya akan menjadikan pemanfaatan teknologi biodigester ini sebagai role model bagi semua RW di Kota Cimahi.

Sebelumnya, RW 18 merupakan juara pertama Lomba RW Hijau se Kota Cimahi.

“Jika anggaran untuk penanganan sampah ini bisa berkurang karena adanya teknologi biodigester, maka anggaran bisa dimanfaatkan untuk pembangunan sarana prasarana lainnya, “ pungkas Suryadi.

Baca Lainnya