Senin, 23 Juli 2018 16:30

Rentan Kecelakaan, Disdik Kota Cimahi Minta Pelajar tak Pakai Motor ke Sekolah

Reporter : Fery Bangkit 
Anggota Satlantas Polres Cimahi Tengah Melalukan Operasi Beberapa Waktu Lalu.
Anggota Satlantas Polres Cimahi Tengah Melalukan Operasi Beberapa Waktu Lalu. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Pendidikan Kota Cimahi menegaskan, pihaknya melarang pelajar menggunakan kendaraan ke sekolah. Apalagi, para pelajar mayoritas belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Suratno Nugrahawan mengatakan, usia yang belum matang dan orientasi yang terbatas membuat potensi Kecelakaan yang ditimbulkan menjadi lebih besar.

Baca Juga : Kecelakaan Segi Tiga di Rajamandala Tewaskan Anak Sekolah

"Mereka itu mudah terpancing ketika berkendara, dan sangat membahayakan pengendara lain," ujar Dikdik saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (23/7/2018).

Dikatakannya, pihaknya dan guru di sekolah tak selalu bisa mengawasi Siswa yang melanggar aturan pelarangan menggunakan kendaraan ke sekolah. Sebab, pelajar selalu 'kucing-kucingan' dengan menyimpan motor di luar sekolah.

Baca Juga : Dua Pelajar Tewas Dibelokan KBB Usai Daftar Ulang

"Kita juga sangat melarang pihak sekolah menyediakan lahan parkir untuk kendaraan siswa," tegasnya.

Dikdik mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cimahi untuk menindak pelajar yang menggunakan kendaraan. Khususnya yang belum memiliki SIM.

Baca Juga : Dua Pelajar SMP Tewas Kecelakaan, Satlantas Polres Cimahi Masih Korek Keterangan Sopir Box

Sebagai renungan, beberapa waktu lalu, dua pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Saat mengalami kecelakaan tragis, keduanya masing mengenakan seragam lengkap. Kendaraan motor yang digunakan keduanya diduga menyenggol kendaraan box saat dibelokan.

Baca Lainnya