Proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 1 Kota Cimahi, Jalan Raden Embang Artawidjaja, Senin (1/7/2019)
Proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 1 Kota Cimahi, Jalan Raden Embang Artawidjaja, Senin (1/7/2019) [ferybangkit]
Pendidikan

PPDB SMP Cimahi Dimulai, Orang Tua Cukup Daftar di Rumah Secara Online

Limawaktu.id - Proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibuka secara serentak Senin (1/7/2019). Termasuk di Kota Cimahi.

Untuk PPDB tahun ini, pendaftaran dilakukan secara online atau daring melalui web resmi https://cimahi-ppdb.com. 
Pendaftaran akan dibuka hingga 6 Juli mendatang.

Ada tiga jalur yang digunakan dalam PPDB SMP tahun ini, yakni jalur zonasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan orang tua. Jalur zonasi masih menjadi prioritas sebanyak 80 persen, jalur prestasi 15 persen dan jalur perpindahan orang tua 5 persen.

Sebab pendaftaran dilakukan secara online, situasi di sekolah pun nampak terlihat sepi. Para siswa atau orang tua siswa tak usah langsung datang ke sekolah tujuan. Cukup mendaftar di rumah atau sekolah asal melalui sistem yang sudah disiapkan.

Seperti yang terpantau di SMPN 1 Kota Cimahi, Jalan Raden Embang Artawidjaja, Senin (1/7/2019), aktifitas PPDB-nya tak seramai tahun kemarin. Hanya ada beberapa siswa atau orang tua siswa saja, itupun dari jalur prestasi atau jalur perpindahan orang tua yang memang harus ada verifikasi berkas.

"Kalau jalur zonasi itu gak usah verifikasi berkas. Tinggal tunggu hasil saja," kata Edi Mulyadi, Ketua PPDB SMPN 1 Kota Cimahi.

Untuk tahun ini, SMPN 1 Kota Cimahi hanya menyiapkan 352 kuota siswa yang terbagi ke dalam 11 zonasi. Rinciannya, 282 untuk zonasi, 52 prestasi dan 18 perpindahan orang tua.

"Ada juga kuota untuk ABK (anak berkebutuhan khusus) itu masuk ke zonasi," terang Edi.

PPDB SMP tahun ini mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB yang diperkuat oleh Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 23 tahun 2019.

Baca Lainnya

Radio Limawaktu Klik untuk memutar