Selasa, 16 April 2019 18:54

Politeknik Kelautan Dibangun di Pangandaran

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id - Untuk menampung generasi muda yang peduli terhadap kelautan dan perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pangandaran.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, pembangunan politeknik kelautan dan perikanan itu dibangun di pinggir Pantai Pangandaran.   

“Anak pembudidaya, anak nelayan yang berminat untuk belajar silakan mendaftar di politeknik ini, bagi mereka yang lulus tes akan diberikan beasiswa,” ujarnya, saat Silaturahmi dengan Para Santri di Pondok Pesantren Miftahul Amanah, Kota Banjar.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Karantina Ikan, Pengendali Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan juga berhasil menggagalkan aksi penyelundupan 69.305 ekor benih lobster yang akan dikirim melalui perairan Jambi ke Singapura, belum lama ini. Nilai sumber daya ikan yang berhasil diselamatkan ini ditaksir sebesar Rp 10,44 miliar.

“Kami melapas liarkan hasil penggagalan penyelundupan itu ke laut, agar lobster ini terus hidup dan dapat mengembalikan populasi lobster,” kata Susie Pudjiastuti.

Tak hanya itu, usaha yang dilakukan Menteri Susi untuk menjaga kedaulatan negara pun tak sia-sia. Bentuk keberhasilannya dibuktikan dengan naiknya peringkat Indonesia sebagai pemasok tuna terbesar di dunia.

“Sekarang, Indonesia pemasok tuna terbesar sedunia, pemasok kepiting nomor 1 di Amerika. Neraca perdagangan perikanan kita juga nomor 1 di Asia Tenggara,” ujarnya.

Sekitar satu dari enam tuna yang ditangkap di seluruh dunia selama tiga tahun terakhir berasal dari Indonesia, yang merupakan 16 persen dari produksi tuna dunia. Sebagai penghasil tuna terbesar, Indonesia menjadi pemasok utama pasar Jepang, Amerika, Uni Eropa, Korea, dan Hong Kong.

Keberhasilan itu, menurutnya, dapat dicapai dengan modal keberanian dan cintanya akan negeri. Meskipun bukan berangkat dari latar belakang pendidikan yang tinggi, semangatnya tak putus untuk menjaga laut Nusantara sebagai masa depan bangsa. Semangat yang sama, bahkan lebih, ia harapkan dapat diteruskan oleh anak-anak muda untuk menjaga Indonesia menjadi bangsa yang besar di masa mendatang.

Baca Lainnya