Rabu, 15 November 2017 14:49

PAUD Negeri di Cimahi Hanya Ada Satu

Reporter : Fery Bangkit 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan. [limawaktu]

Limawaktu.id, - Jumlah partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Cimahi diklaim cukup tinggi di Kota Cimahi.

Saat ini, terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, jumlah PAUD, termasuk Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Cimahi mencapai 400. Jumlah tersebut tersebar di tiga kecamatan.

"Yang masuk ke sana (PAUD) sangat tinggi," ucap Dikdik, saat ditemui di Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (15/11/2017).

Diakui Dikdik, dari total 400 PAUD, tidak semuanya aktif melakukan aktifitas. Alasannya, kekurangan peserta didik dan lain-lain.

"Kebanyakan aktif, yang gak aktif kurang dari 10," ucapnya.

Selain itu, lanjut Dikdik, mayoritas sekolah usia dini merupakan sekolah swasta. PAUD Negeri hanya satu sekolah.

Dikatakan Dikdik, sekolah swasta tak mendapat bantuan khusus secara pembiayaan dari Pemerintah Kota Cimahi. Sementara satu-satunya PAUD Negeri dipastikan mendapat bantuan.

"Untuk swasta, hanya bantuan Alat Peraga Edukatif (APE). Kalau TK Pembina (negeri), itu aset Disdik, kita bantu dalam peningkatan sarana dan prasarana," ujar Dikdik.

Perihal kesejahtraan para tutor PAUD, kata Dikdik, pihaknya setiap tahun memberikan bantuan dan pembinaan kepada 1.980 tutor setara PAUD di Kota Cimahi.

"Bantuannya besar tidak, tapi lumayan. Tahun depan diusahakan ada peningkatan," klaimnya.

Menurut Dikdik, PAUD memiliki manfaat bagi anak-anak usia dini. Pasalnya, sekolah usia dini tersebut merupakan pembentukan karakter anak sejak dini.

"Besar manfaatnya. Ada tempat bermain juga, karena konsep PAUD ini lebih banyak untuk bermain," tandasnya. (kit)*