Sabtu, 20 Oktober 2018 11:47

Mewujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan dengan Enviro Challange di SMAN 5 Cimahi 

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Cimahi Sekolah Sehat Tempatnya Orang Hebat, jargon itu dimunculkan para guru dan siswa SMA Negeri 5 Cimahi dalam mewujudkan sekolah yang berbudaya sehat. 

Melalui Tim Enviro Challange SMA 5 yang diprakarsai para guru dan siswa ini, mereka berusaha melakukan edukasi kepada para siswa dalam menjaga lingkungan sekolahnya, sehingga menjadi kebiasaan yang melekat bagi para siswa. 

"Kami melakukan sosialisasi kepada teman-teman siswa disini untuk berdisplin dalam membuang sampah dan mengurangi penggunaan styrofoarm di lingkungan sekolah," ujar Nur Annisa, salah seorang anggota Tim Enviro Challlange SMA 5, kepada Limawaktu.id, usai sosialisasi Pemanfaatan sampah styrofoarm di sekolah, Juma't (19/10).

Sosialisasi bagaimana supaya terbiasa membuang sampah pada tempatnya, serta pendisiplinan para siswa, termasuk melakukan pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Lewat Enviro Challenge ini, SMA Negeri 5 Cimahi berhasil menempati sepuluh besar se Jabodetabek, Jawa dan Bali, saat Final Enviro Challange di Jakarta.   

Pembimbing sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMA 5 Cimahi Enok Juariah menyebutkan, dengan kegiatan ini para siswa belajar mendisiplinkan diri dalam membuang sampah, dan mengurangi jumlah sampah yang dibuang. 

"Kami juga memprogramkan galonisasi dimana setiap kelas di SMA 5 Cimahi disediakan galon untuk kebutuhan air minum siswa, sehingga botol plastik air mineral yang biasa dibawa para siswa bisa berkurang, sekaligus menghemat uang jajan para siswa," sebutnya. 

Kepala SMA 5 Cimahi Ajat Sudrajat mengatakan, pihaknya mendukung usaha pengurangan sampah di sekolah, karena akan berdampak pada lingkungan yang bersih dan sehat. 
"Kita ingin mewujudkan Sekolah yang Berbudaya Lingkungan, sehingga kami ikut memberikan dukungan untuk aktivitas para siswa di Enviro Challange ini," pungkasnya.

Baca Lainnya