Selasa, 10 Juli 2018 14:29

Kuota SMAN 5 Cimahi Terbatas Bikin Ortu Siswa Resah

Reporter : Fery Bangkit 
Proses PPDB di SMAN 5 Kota Cimahi, Jalan Pacinan.
Proses PPDB di SMAN 5 Kota Cimahi, Jalan Pacinan. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Sejumlah orang tua siswa di Kota Cimahi mengaku cemas menunggu pengumuman Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) tahun 2018.

Pengumuman PPDB tingkat Sekolah Menengah Atas (sma) akan dilaksanakan pada 12 Juli 2018.

Baca Juga : Kecewa Anaknya Ditolak di SMAN 5 Cimahi, Orang Tua ini Rusak Fasilitas Sekolah

Suci (43) orang tua siswa asal Baros, Kota Cimahi yang mendaftarkan anaknya ke SMAN 5 yang mengaku cemas lantaran siswa yang mendaftar ke sekolah tersebut terbilang banyak.

"Hari ini saya mendaftarkan anak, tapi merasa cemas menunggu hasilnya. Karena kuotanya hanya sedikit hampir setengahnya yang mendaftar," ujar Suci saat ditemui di SMAN 5 Cimahi, Jalan Pacinan, Kota Cimahi, Selasa (10/7/2018).

Baca Juga : Pendaftaran SMP Negeri Ditutup, Orang Tua Siswa di Cimahi Dibuat Bingung Sistem

Meski begitu, dirinya mengaku tetap optimis lantaran nilai Ujian Nasional (UN) anaknya bisa dibilang cukup tinggi dan telah sesuai dengan ketentuan dari pihak sekolah SMAN 5.

Hal serupa juga dialami Dadang Suherman. Ia mengaku belum tenang menunggu hasil pengumuman lantaran SMAN 5 merupakan sekolah pilihan terakhir.

Baca Juga : Kandas Masuk SMP Negeri Cimahi, Para Orang Tua Pertanyakan Sistem Zonasi PPDB

"Ini sekolah pilihan terakhir, jadi saya was-was juga menunggu hasilnya, saya hanya berharap anak saya bisa diterima di sekolah ini," ujarnya.

Kepala Sekolah SMAN 5 Cimahi, Ajat Sudrajat mengatakan, hingga hari terakhir siswa yang mendaftar ke SMAN 5 sebanyak 335 siswa, sedangkan untuk kuotanya hanya 154 siswa.

Baca Juga : Disdik Kota Cimahi Wacanakan Ajukan Evaluasi Jalur Zonasi PPDB

"Memang siswa yang nilainya kurang itu orangtua pada cemas sehingga khawatir dan banyak yang daftar belakangan. Orang tua terus memantau," ujar Ajat.

Namun, kata Ajat, jika daftar siswa yang terdelete di pilihan satu akan diterima pada pilihan kedua, sehingga setidaknya calon siswa tersebut tetap bisa diterima di SMAN 5.

Untuk jumlah siswa yang mendaftar melalui jalur NHUN tahun ini, lanjut Ajat, mengalami penurunan karena banyak yang daftar melalui jalur non NHUN.

"Jalur NHUN ini berkurang lantaran sebagian besar sudah masuk jalur non NHUN. Tapi alhamdulillah lancar-lancar saja tidak ada kendala maupun keluhan dari orangtua siswa," katanya.

Baca Lainnya