Kamis, 28 Maret 2019 16:58

Kemilau Mentari, Mengenalkan Lingkungan Sejak Usia Dini 

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id - Mengenalkan kecintaan terhadap alam dan lingkungan sejak usia dini menjadi pilihan pengelola Kelompok Bermain Kemilau Mentari, di Jalan Bapa Ampi Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi.

Dengan konsep memadukan pembelajaran langsung di alam terbuka, anak didik diharapkan akan lebih bergairah dalam menyerap ilmu yang diajarkan dan memiliki rasa cinta kepada lingkungan sekitar. 

Pengelola Kober Kemilau Mentari Eko Ayuningsih menyebutkan, pilihan dibuatnya sekolah berbasis lingkungan ini karena lokasi sekolah yang berada ditengah masyarakat yang memiliki kegiatan peternakan, kebun dan berada dekat sungai. 

"Kami menjalin kemitraan dengan masyarakat disekitar sini, sehingga anak-anak bisa langsung belajar tentang hewan alam dan lingkungan," sebutnya. 

Tak hanya itu metode belajar pun lebih banyak dilakukan dialam terbuka dengan cara bermain dan mengenalkan hewan, lingkungan langsung kepada anak didik.

"Kami mengenalkan lingkungan secara langsung tidak hanya dengan gambar saja, sehingga anak lebih nyata mengenal alam dan lingkungannya," jelasnya. 

Kelompok Belajar yang didirikan sejak 2007 ini sengaja mengambil konsep sekolah berbasis lingkungan, supaya anak didik tak merasa bosan ketika melulu belajar didalam kelas. Mereka menjadi lebih tertarik dalam belajar karena bisa bermain sambil belajar. 

"Anak-anak tidak merasa sedang bersekolah, mereka lebih banyak mendapatkan pelajaran dengan cara bermain dan mengenal lingkungannya," katanya. 

Kemilau Mentari beberapa tahun lalu berhasil menyabet juara III Lomba Keteladanan di tingkat Kecamatan Cimahi Tengah dan berprestasi di Lomba mendongeng.  

"Mudah-mudahan anak-anak bisa memelihara dan menjaga lingkungan seperti yang kita ajarkan disini," ungkapnya. 

Sedangkan Lia, salah satu orang tua murid mengungkapkan, dipilihnya kemilau Mentari sebagai tempat pendidikan dini anaknya, karena usia dini merupakan awal pengenalan anak terhadap dunia pendidikan, sehingga lebih cocok jika pemberian materi belajarnya diberikan lebih banyak dengan bermain sambil belajar. 

"Anak Paud atau TK bukan siswa SD yang mesti belajar di kelas, dengan cara langsung mengenal alam dan lingkungan, anak saya bisa lebih gampang hapal akan pelajaran yang diberikan oleh para guru disini," paparnya.

Baca Lainnya