Selasa, 17 Juli 2018 13:41

Kadisdik Jabar Ancam Beri Sanksi Pelaku 'Bullying' MPLS 2018

Reporter : Fery Bangkit 
Kadisdik Jabar, Ahmad Hadadi saat memberikan arahan di acara MPLS SMAN 3 Kota Cimahi, Jln. Pesantren, Rabu (17/7/2018).
Kadisdik Jabar, Ahmad Hadadi saat memberikan arahan di acara MPLS SMAN 3 Kota Cimahi, Jln. Pesantren, Rabu (17/7/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengancam akan memberikan sanksi jika ada kasus 'perpeloncoan' dalam proses Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (mpls).

Hal itu disampaikannya usai meninjau pelaksanaan MPLS di SMA Negeri 3 Kota Cimahi, Jalan Pesantren pada Rabu (17/7/2018).

Baca Juga : Tinjau MPLS, Wakil Wali Kota Cimahi Tekankan 4 Pilar Kebangsaan

"Kita proses sesuai ketentuan. Nanti kita lihat bagaimana tingkat kesalahannya," tegas Ahmad.

Ditegaskannya, aksi 'perpeloncoan' seperti kekerasan dan bullying dalam proses MPLS sangat dilarang keras. Untuk itu, Ahmad meminta semua guru dan panitia agar melaksanakan MPLS ini sebaik mungkin.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kota Cimahi, Nelly Krisdiyana menjamin, proses MPLS di sekolahnya tidak ada aksi 'perpeloncoan'. Total ada sekitar 400 lebih siswa baru yang ikut MPLS.

"Tidak ada kekerasan. Tegas harus, hanya jangan sampai merasa siswa diperlakukan tak nyaman," katanya.

Dikatakannya, sebelum pelaksanaan MPLS, jauh-jauh hari pihaknya sudah memberikan pemahaman terhadap panitia, yang terdiri dari guru dan siswa. Pihaknya juga bekerja sama dengan bagian kesiswaan dan Humas.

"Pembekalan sudah diberikan kepada panitia. Guru juga memantau," ujar Nelly.

Jika terjadi aksi nyeleneh dalam proses MPLS, lanjut Nelly, ia tak segan untuk memberikan sanksi. Sanksi yang diberikan akan disesuaikan dengan pelanggaran.

"Kita tak bisa memeberikan sanksi skor. Tetap akan ada sanksi, paling tidak dilibatkan lagi dalam kegiatan sekolah," tandasnya.

Dalam proses MPLS ini, kata Nelly, ia lebih menekankan kepada panitia untuk memberikan materi seputar pendidikan karakter, lingkungan sekolah, kurikulum dan sebagainya.

Baca Lainnya