Minggu, 16 September 2018 18:40

Gambaran Dua Lokasi Pengganti Lapangan Krida Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Gedung Technopark Cimahi, yang Dulunya Merupakan Lapangan Krida Cimahi.
Gedung Technopark Cimahi, yang Dulunya Merupakan Lapangan Krida Cimahi. [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Dua lokasi telah dipersiapkan sebagai lahan pengganti Lapangan Krida di Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Dua lahan yang telah disiapkan itu berada di RW 11 dan RW 13 Kelurahan Utama. Untuk lahan di RW 11 luasnya mencapai 1,6 hektare sedangkan di RW 13 mencapai 1,2 hektare.

Seperti diketahui, Lapang Krida yang dulunya hijau kini sudah dialihfungsikan menjadi Gedung Technopark Cimahi. Sebagai pengganti alih fungsi tersebut, Pemerintah Kota Cimahi harus menyiapkan lahan serupa, yakni untuk sarana olahraga.

Camat Cimahi Selatan, Tuti Hestiantina mengatakan, awalnya ada sembilan lokasi yang diusulkan. Namun, setelah melalui kajian, pilihan mengerucut terhadap dua lokasi tersebut.

"Kami hanya mengusulkan saja lahan yang di Kelurahan Utama. Masyarakat meminta lahan pengganti jangan keluar dari Kelurahan Utama," ujar Tuti saat dihubungi via sambungan telepon, Minggu (16/9/2018).

Dua nama di atas, lanjut Tuti, kini tengah dikaji lagi oleh Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi. Hasil kajian dilakukan untuk menentukan keputusan lahan mana yang akan dipilih.

Kajian sendiri meliputi berbagai aspek. Termasuk soal anggaran, akses menuju lokasi dan kualitas lahan. "Sedang dalam kajian Disbudparpora. Dari hasil kajian tersebut, kira-kira anggaran mana yang memenuhi," tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Cimahi telah menyediakan uang sebesar Rp 19 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2018 sebagai lahan pengganti Lapang Krida dan ditaregkan bisa dieksekusi tahun ini.

"Lahan pengganti Lapangan Krida harus dieksekusi tahun ini," ucap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriana.

Khusus untuk tahun ini, pihaknya menargetkan bisa merealisasikan pembebasan lahan pengganti. Saat ini, ada dua opsi yang masih dalam tahapan kajian, yakni di sekitar Cibodas dan lahan milik PT Indoputra.

"Lahan penggantinya ya harus di sekitar Kelurahan Utama," ujar Pipit, sapaan Maria Fitriana.

Jika sudah terealisasi, lahan pengganti tersebut akan digunakan kembali sebagai lahan RTH, sarana publik dan sarana olahraga bagi masyarakat Kota Cimahi. Pihaknya berharap tidak ada kendala dalam rencana pembelian lahan pengganti ini.

"Harus bisa terserap tahun ini. Biasanya permasalahnnya itu dari pemilik lahan, harganya tinggi. Tapi mudah-mudahan gak," tutur Pipit.

 

Baca Lainnya