Kamis, 5 April 2018 17:39

FAGI: Kebocoran USBN SMA/SMK ada Indikasi Maladministrasi Disdik Jabar

Reporter : Jumadi Kusuma
Ilustrasi
Ilustrasi [Limawaktu]

Limawaktu.id - Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) mengendus adanya indikasi Maladministrasi yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) dalam kasus Kebocoran Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SMA/SMK di Jabar, demikian pernyataan Ketua FAGI Iwan Hermawan kepada limawaktu.id, Kamis (5/4/18).

Maladministrasi yang dimaksud Iwan adalah kesalahan dalam menerjemahkan pos USBN.

"Seharusnya yang membuat Soal itu pihak sekolah bukan Tim yang dibentuk Disdik Provinsi Jabar, seperti Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Tengah, " tandas Iwan yang juga anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jabar ini.

Menanggapi tudingan tersebut Kepala Disdik Jabar Ahmad Hadadi menyatakan pihaknya hanya mengharmonisasi, otoritas penyusunan soal ada ditangan guru.

"Akan dikoreksi untuk yang akan datang. Sesuai dengan ketentuan, sebetulnya yang tahun ini juga yang menyusun adalah guru sekolah sesuai dengan mata pelajaran. Kami hanya mengharmonisasi otoritas penyusunan soal ada ditangan guru, yang meluluskan anak juga ada ditangan sekolah. Kami hanya mengarahkan jangan sampai ada soal yang berbau SARA dan yang intoleran, " jelas Hadadi.

Dilain pihak Ketua Tim Investigasi Kebocoran USBN yang dibentuk Disdik Jabar Husein Rahadian Hasan yang juga Kepala Cabang Disdik Wilayah VII tidak memberikan tanggapannya terkait hal tersebut dan mengaku sedang mendalami hasil investigasi. 

 

Baca Lainnya