Jumat, 10 Agustus 2018 13:26

E-Book Cimahi Tangkal Kemalasan Membaca Masyarakat

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna Tengah Berada di Perpustakaan Keliling Milil Diskominfoarpus Kota Cimahi
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna Tengah Berada di Perpustakaan Keliling Milil Diskominfoarpus Kota Cimahi [limawaktu]

Limawaktu.id, - Minat membaca buku masyarakat di wilayah Kota Cimahi harus diakui semakin menurun.

Berkembangnya teknologi, seperti gadget disinyalir merupakan salah satu faktor menurunnya minta membaca buku secara manual. Orang lebih memilih berkutat dengan gadget dibandingkan buku.

Baca Juga : Belum Miliki Depo Sejak Lahir, Diskominfoarpus Kota Cimahi Minta SKPD Tata Arsip

Diakui Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi, Warman Suryaman, menggiatkan kembali agar pembaca beralih ke buku merupakan tantangan berat. Apalagi saingannya adalah gadget yang semakin canggih.

"(Pembaca) sudah mulai menurun. Tantangannya berat sekarang karena ada gagdet," katanya saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardakusumah, Jum'at (10/8/2018).

Untuk menyesuaikan dengan perkembangan sekarang, Warman menyebutkan pihaknya dalam waktu dekat akan meluncurkan program peminjaman buku via online

Peminjaman buku yang dinamakan Elektronik Book (E-Book) merupakan program yang digarap Diskominfoarpus sejak satu tahun terakhir.

"Mudah-mudahan minggu kedua (Agustus) bisa bisa ready, dipakai pembaca," ujar Warman.

Dikatakannya, tujuan pembuatan pemijaman buku secara online ini merupakan salah satu upaya agar minat membaca buku masyarakat menjadi meningkat kembali.

Untuk pemenuhan buku dalam aplikasinya, pihaknya menggandeng Gramedia. Tercatat, ada sekitar 1.500 judul buku yang bisa diminati pembaca.

"Bukunya komplit. Fiksi, non fiksi juga ada. Buku ilimiah, siswa SD, SMP," terang Warman.

Dengan E-Book ini, pembaca bisa memanfaatkan gadgetnya masing-masing untuk membaca buku. Dengan modal kartu anggota Perpustakaan Daerah Kota Cimahi, pembaca akan diberikan password. E-Book akan tersedia dalam laman berbagai laman internet.

"Nanti si pemakai tidak perlu ke perpustakaan. Cuma buka dengan password langsung apa yang dibutuhkan ada, tinggal nyari," pungkasnya.

Baca Lainnya