Senin, 18 Desember 2017 19:04

Disdik Jabar Akan Renovasi Sekolah Rusak Akibat Gempa Tasikmalaya

Reporter : Jumadi Kusuma
Ahmad Hadadi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Ahmad Hadadi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Gempa 6,9 SR yang mengguncang selatan Tasikmalaya beberapa waktu lalu mengakibatkan sedikitnya 40 sekolah rusak.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi menyebutkan, ada 40 sekolah yang rusak, 11 diantaranya rusak parah.” Rusaknya bangunan sekolah karena berada dikawasan gempa yaitu Tasikmalaya, Garut, Ciamis dan Pangandaran. Dan yang terparah yang berada di Kabupaten Tasikmalaya,” sebutnya saat jumpa pers selepas Seminar Nasional dan Inagurasi Pendidikan di City Link Hotel Jl Terusan Pasir Koja, Bandung, Senin (18/12).

Menurut Ahmad, data tersebut masih sementara mengingat Tim Disdik masih berada di lapangan untuk memastikan kerusakan bangunan sekolah lainnya.

"Tim masih berada di lapangan untuk melakukan inventarisir, kami juga meminta konsultan menghitung kerugian yang terjadi," terang Hadadi.

Terkait anggaran untuk perbaikan akan diajukan dalam APBD 2018 yang sudah disahkan karena perbaikan sekolah merupkan skala prioritas.

"Kami segera mengusulkan ke APBD 2018, walaupun sudah diketuk. Karena ini sifatnya darurat dan harus menjadi prioritas," kata Hadadi.

Selama menunggu perbaikan, Disdik meminta Pemprov Jabar memfasilitasi gedung atau tempat kegiatan belajar mengajar (KBM) sementara supaya KBM tidak terganggu.

"Kami pastikan KBM akan tetap berjalan, dan pengaturan tempatnya disediakan oleh pemerintah setempat," pungkasnya. (jk)