Limawaktu.id - Untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019, SMKN 2 Cimahi hanya akan menerima 529 siswa.
Ratusan siswa itu ditempatkan di enam jurusan yakni Multimedia, Animasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Kimia Industri, Teknik Mekatronika dan Teknik Pemesinan.
"Kalau kuota kita sesuaikan dengan fasilitas sekolah yakni 529 untuk 6 jurusan dan kelasnya beda-beda," terang Ketua Pelaksana PPDB SMKN 2 Cimahi, Edi Mustofa saat ditemui di SMKN 2 Cimahi, Citeureup, Cimahi Utara, Senin (17/6/2019).
Penerimaan PPDB sendiri dimulai Senin (17/6), dan akan berakhir 22 Juni mendatang. Dalam PPDB SMK tahun 2019, ada empat jalur yaitu jalur prestasi UN dengan kuota 70 persen, jalur prestasi non UN 5 persen, jalur KETM dan ABK 20 persen dan jalur perpindahan orang tua 5 persen.
"Untuk SMK tidak pakai sistem zonasi tapi NHUN," ucapnya.
Hal serupa berlaku di SMKN 3 Cimahi yang hanya akan menerima 581 kursi untuk tahun ajaran ini. Kursi tersebut akan dibagi ke lima jurusan di sana yakni Tata Boga, Tata Busana, Multimedia, Akomodasi, Akomodasi Perhotelan, dan Administrasi Perkantoran.
Ketua Panitia PPDB SMKN 3 Cimahi, Asep Suwarno mengatakan, pada PPDB tahun lalu, ada 800 pendaftar, namun jika melihat jumlah pendaftar pada hari pertama, kemungkinan jumlah pendaftar akan meningkat tahun ini.
"Karena tidak ada sistem zonasi, jadinya peminat ke SMK membludak, kalau sekarang di sini 90 persennya masih dari daerah Cimahi, baru ada beberapa yang dari luar wilayah," katanya.
Jika sistem pendaftaran lancar, ujar Asep, pihaknya akan menambah jumlah pendaftar setiap harinya. Apalagi pada hari pertama ini, jumlah pendaftar membludak.
"Mungkin sudah ada 400 pendaftar, pendaftar mendapatkan nomor urut, karena kita ujicoba hari pertama hanya 100 pendaftar, nomor 101 akan dilayani besok pagi," katanya.