Limawaktu.id - SMAN 3 Kota Cimahi menjadi salah satu sekolah yang diserbu para calon siswa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019.
Hari pertama pendaftaran pada Senin (17/6/2019), antrean sempat terjadi di SMAN 3 yang beralamat di Jalan Pesantren, Cibabat, Cimahi Utara, Kota Cimahi hanya untuk sekedar mengambil nomor urut pendaftran.
"Kemarin dari jam 06.00 WIB pagi, pas saya datang ke sini udah pada antre. Padahal, pendaftaran baru dibuka pukul 08.00 WIB," terang Kepala SMAN 3 Kota Cimahi, Nelly Krisdiana saat ditemui di SMAN 3 Kota Cimahi, Selasa (18/6/2019).
Nelly mengungkapkan, pendaftar hari pertama menyentuh angka 400 lebih. Sebab para calon siswa yang mendaftar terlampau banyak, panitia terpaksa membatasinya sampai 300 orang saja untuk hari pertama.
"Dari 300 itu juga yang baru ke input di sistem baru 150. Kalau pagi ini baru 70 lebih," katanya.
Menurutnya, antrean yang terjadi, bahkan sejak subuh dalam PPDB tahun 2019 itu dikarenakan adanya kesalahan menerjemahkan prosedur pendaftaran PPDB. Nelly menggambarkan, ketika siswa atau orang tua siswa berlomba-lomba antre untuk mendapatkan nomor urut lebih awal, dengan asumsi akan selesai lebih cepat.
Padahal, jelasnya, dalam PPDB tahun ini pemberkasan manual maupun diinput ke dalam sistem online harus secara berurutan. Contohnya, ada pendaftar nomor urut 64 yang bersebelahan dengan nomor urut 65, kemudian pendaftar nomor 65 selesai terlebih dahulu.
"Maka itu gak bisa langsung diurus ke nomor urut 66, karena nomor urut 64 harus selesai. Kemarin ada antrean, itu menurut saya karena orang tua salah presepsi" jelas Nelly.
Terlebih lagi, lanjut dia, dalam PPDB tahun 2019 ini pendaftaran untuk tingkat sekolah menengah atas masih menggunakan sistem zonasi, yang dikombinasikan dengan Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN).
"Zonasi tetap diprioritaskan. Misal, NHUN lebih kecil tapi jarak antar domisili dengan sekolah dekat, itu tetap jadi prioritas," bebernya.
Untuk tahun ajar 2019-2020, SMAN 3 Kota Cimahi hanya menerima 384 siswa, yang akan dipecah ke dalam 12 kelas.