Jumat, 31 Agustus 2018 14:48

20% Lulusan SMPN 1 Kota Cimahi Belum Terima Ijazah, ini Penjelasan Sekolah dan Dinas Pendidikan

Reporter : Fery Bangkit 
SMPN 1 Cimahi.
SMPN 1 Cimahi. [Net]

Limawaktu.id - Sekitar 20% dari 404 Siswa lulusan SMP Negeri 1 Kota Cimahi hingga saat ini belum menerima Ijazah. Padahal, mereka sudah aktif belajar pada jenjang SMA/SMK.

Kepala Sekolah SMPN 1 Cimahi, Asep Suryana, menjelaskan, penyebab belum diserahkannya ijazah tersebut lantaran keterlambatan blanko ijazah yang berdampak pada terhambat siswa untuk melakukan proses cap sidik jari.

Pengumuman kelulusan SMP di Kota Cimahi telah sudah dilaksanakan bulan Mei lalu, namun sebanyak 404 siswa lulusan SMP Negeri 1 Cimahi baru bisa mengambil ijazahnya sejak sepekan yang lalu.

"Jadi siswa yang telah melanjutkan ke SMA belum menerima ijazah. Sehingga untuk masuk SMA mereka kita berikan surat keterangan lulus saja," ujar Asep saat ditemui di SMPN 1 Cimahi, Jumat (31/8/2018).

Untuk 404 siswa yang telah lulus itu, kata Asep, pihaknya harus membuat jadwal atau pembagian waktu ketika mereka hendak melakukan proses cap sidik ijazah di SMPN 1 Cimahi.

Hal tersebut, lantaran pihak sekolah tak mampu untuk melayani semua siswa secara sekaligus ketika para siswanya hendak mengambil ijazahnya.

"Karena setelah mereka melakukan cap sidik jari kita perlu scan dan membuat laporan. Bahkan datangnya mereka untuk mengambil ijazah kesini tergantung izin dari SMA," katanya.

Ia mengatakan, untuk saat ini, sebagian siswanya telah selesai menyekesaikan proses sidik jari, sehingga ijazahnya bisa dimiliki.

"Untuk blanko sih aman tidak ada yang kurang. Sebagian siswa juga pekan ini sudah melakukan sidik jari, paling yang belum mengambil ijazahnya sekitar 20 persen lagi," kata Asep.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait keterlambatan siswa yang menerima ijazah tersebut.

"Kalau bicara aturan seharusnya para siswa menerima ijazah itu secepatnya. Tapi disamping itu jenjang sekolah tingkat SMA/SMK sudah memahami sehingga cukup melampirkan surat keterangan lulus dari sekolah," katanya.

Namun, kata Dikdik, para siswa itu harus memenuhi administrasi ketika sudah menerima ijazahnya dan administarsi tersebut akan diminta oleh pihak SMA.

Sedangakan terkait keterlambatan distribusi blanko ijazah ke semua sekolah di Kota Cimahi, lanjutnya,  untuk saat ini sudah selesai didistribusikan.

"Di Cimahi sudah selesai, sejauh ini tidak ada masalah yang krusial artinya semua sudah berjalan dengan baik. Kalau ada kekurangan (blanko ijazah) kita akan cari ke sekolah lain. Jadi kalau ada sisa kita akan distribusikan," pungkasnya.

Baca Lainnya