Jumat, 11 Januari 2019 16:07

Wow, Jumlah Anak Bermasalah dengan Hukum di Cimahi Capai 60 Orang

Reporter : Fery Bangkit 
Agustus Fajar, Kepala Bidang Sosial Dinsos P2KBP3A Kota Cimahi, saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Jum'at (11/1/2019).
Agustus Fajar, Kepala Bidang Sosial Dinsos P2KBP3A Kota Cimahi, saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Jum'at (11/1/2019). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Kota Cimahi mencatat, jumlah Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Kota Cimahi mencapai 60 anak.

"Dibandingkan dengan jumlah penduduk memang relatif kecil, tapi kita tentunya merasa prihatin. ABH di Cimahi ada 60 anak, dari usia 12-18 tahun," ujar Agustus Fajar, Kepala Bidang Sosial Dinsos P2KBP3A Kota Cimahi, saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Jum'at (11/1/2019).

Dijelaskan Agustus, yang tergolong ke dalam ABH adalah anak yang melakukan tindakan pidana maupun anak yang menjadi korban pidana. "Termasuk yang menjadi saksi, ketika dia melihat orang mencuri misalnya, itu jadi ABH juga," terang Agustus.

Dikatakannya, data tersebut didapat pihaknya dari berbagai sumber. Seperti dari Perlindungan Rehabilitasi Sosial Anak Berhadapan dengan Hukun Berbasis Masyarakat (PRSABH-BM) dan kepolisian.

Menurut Agustus, anak sekarang sangat rentan berhadapan dengan hukum. Faktor lingkungan menjadi penyebab paling besar rentannya anak bermasalah dengan hukum. "Anak sekarang mudah terpengaruh. Misalnya mereka nongkrong, yang memungkinkan merencanakan hal di luar normal," ucapnya.

Dikatakannya, untuk meminimalisir hal tersebut, lingkung keluarga tentunya menjadi aspek yang paling memungkinkan untuk menangkal anak dari masalah hukum. Selain keluarga terdekat, tentunya peran aparatur setempat hingga pemerintah kota dibutuhkan untuk menangkal anak agar tidak melakukan hal yang negatif.

"Kita sering menyampaikan, bahwa ruang lingkung perlindungan anak itu dimulai dari keluarga," imbuhnya.

Baca Lainnya