Kamis, 27 September 2018 19:43

Wali Kota Cimahi Ganti Pj Sekda, ini Alasannya!

Reporter : Fery Bangkit 
Pelantikan Asisten II Kota Cimahi sebagai Sekda berlangsung pada Kamis (27/9/2018) di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah.
Pelantikan Asisten II Kota Cimahi sebagai Sekda berlangsung pada Kamis (27/9/2018) di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah. [Fery Bangkit/ limwaktuid]
Pelantikan Asisten II Kota Cimahi sebagai Sekda berlangsung pada Kamis (27/9/2018) di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah.
Pelantikan Asisten II Kota Cimahi sebagai Sekda berlangsung pada Kamis (27/9/2018) di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah. [Fery Bangkit/ limwaktuid]

Limawaktu.id, - Belum genap tiga bulan menjabat, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, M Suryadi terpaksa harus mundur dari jabatannya.

Alasan kesehatan memaksa Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi tersebut harus meletakan jabatannya sebagai Sekda yang diembannya sejak 2 Agustus 2018.

Baca Juga : Bocoran Perombakan Asisten dan Bakal Kadis di Pemkot Cimahi

Sebagai penggantinya, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menunjuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat Kota Cimahi, Marifa Fitriana sebagai Pj Sekda dalam tiga bulan ke depan.

Pelantikan Asisten II Kota Cimahi sebagai Sekda berlangsung pada Kamis (27/9/2018) di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah.

Baca Juga : Mantan Sekda Masuk Pansel Rotasi Pejabat Eselon II Pemkot Cimahi

"Sudah ditunjuk pengganti Pj Sekda dengan masa tugas 3 (tiga) bulan," kata Ajay usai pelantikan.

Terkait pengisian posisi Sekda definitif, lanjut Ajay, Panitia Seleksi (Pansel) saat ini tengah bekerja untuk merumuskan proses pengisiannya. Proses pemilihan akan melalui open bidding atau seleksi terbuka.

"Sudah ada Panselnya. Yang pasti lebih cepat lebih baik," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Harjono menuturkan, kemungkinan bulan Oktober mendatang pihaknya akan segera mengumumkan proses open bidding.

Harapannya, kata Harjono, Sekda definitif sudah terpilih sebelum masa jabatan Pj Sekda berakhir. "Harapan saya sebelum berakhir Pj sekarang, hasil open biding untuk jabatan Sekda yang akan dilakukan pengumunannya kira-kira Oktober-November itu sudah ada," ujar Harjono.

Sebab, posisi Sekda definitif sangat dibutuhkan. Terutama dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019, mengingat kewenangan Pj Sekda yang terbatas.

Kebijakan pengisian posisi Sekda sendiri dilakukan ketika Sekda definitif saat itu, Muhammad Yani memasuki masa pensiunnya. Aturannya tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekda.

Baca Lainnya