Selasa, 24 Agustus 2021 17:41

Umar Patek Berjanji Bantu Perangi Terorisme di Indonesia

Reporter : Saiful Huda Ems (SHE)
Kepala BNPT Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H., berkunjung ke Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Selasa (24/8/2021).
Kepala BNPT Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H., berkunjung ke Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Selasa (24/8/2021). [BNPT]

Limawaktu.id,- Umar Patek, yang  merupakan narapidana terorisme pada Juni 2012 mendapatkan vonis penjara 20 tahun karena keterlibatan dengan sejumlah aksi terorisme termasuk kasus bom bali.

DIlansir dari laman BNPT.go.id, Selama dipenjara dan mendapatkan program deradikalisasi, Umar kini telah jauh berbeda dari sebelumnya. Saat ini ia telah berikrar setia kepada NKRI dan mengakui bahwa pemahaman radikal terorismenya selama ini salah. Umar pun berjanji  siap membantu negara memerangi terorisme di Indonesia.

Ia pun berterima kasih kepada BNPT atas perhatian yang negara telah berikan kepadanya dan keluarganya. Umar berharap setelah bebas nanti dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan memanfaatkan kemampuan yang dimiliki saat berapa di lapas untuk berwirausaha.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada kepala BNPT dan tim yang sudah datang kesini untuk bersilaturahmi dengan saya dan teman-teman yang ada disini. Notabene saya dan teman-teman adalah seorang pendosa yang pernah berbuat salah kepada negara ini namun kepala BNPT dan tim tetap memperhatikan kami itu sesuatu yang sangat berharga buat kami, kami sangat berterimakasih", kata Umar saat ditemui Kepala BNPT, Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H., saat berkunjung ke Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, Selasa (24/8/2021).

Berkat perilaku baik dan berikrar setia kepada NKRI, Umar Patek juga mendapatkan remisi dan diperkirakan akan bebas di tahun 2022.

"Mendapat remisi tentu karena adanya catatan perilaku yang baik, maka kita ikut memberikan apresiasi terhadap mas Umar yang ikut berpartisipasi dalam program-program yang dijalankan oleh lapas, bekerjasama dengan BNPT, sehingga kita lihat hari ini mas Umar juga sebagai warga binaan yang juga menyampaikan berbagai statement dan testimoni yang intinya beliau mencintai negara ini dan NKRI," ungkap Boy.  

Lebih lanjut, Boy berharap pembinaan kemampuan kepada Umar dan teman-teman yang ada di sana dapat bermanfaat dan memberi dampak yang baik untuk kehidupan keluarga dan masyarakat. Hal ini dikarenakan aktivitas sehari-hari Umar Patek yang gemar memasak dan membaca buku selama berada di dalam lapas.

"Dalam posisi sebagai warga binaan kita berharap ada nilai tambah kepada mas Umar dan semua teman teman agar nanti bila keluar itu, sudah siap untuk beraktivitas, dan aktivitas itu memiliki dampak bermanfaat, itu yang kita harapkan", tuturnya.

Selain bertemu Umar Patek, Kepala BNPT juga berkesempatan menemui narapidana terorisme yang dipidana seumur hidup karena kasus kerusuhan Ambon, untuk mendengarkan aspirasi dan masukan-masukan yang dapat ditindaklanjuti oleh BNPT.

Baca Lainnya

Topik Populer