Kamis, 11 Maret 2021 9:12

Tokoh Jawa Barat Divaksin di Gedung Pakuan

Reporter : Wawan Gunawan
GUbernur Jawa Barat Ridwan Kamil memantau vaksinasi Covid-19 kepada Ceu Popong salah seorang tokoh Jawa Barat
GUbernur Jawa Barat Ridwan Kamil memantau vaksinasi Covid-19 kepada Ceu Popong salah seorang tokoh Jawa Barat [Istimewa]

Limawaktu.id,- Vaksinasi Tahap II  untuk 6 juta penduduk Lansia dan Profesi pelayanan publik sudah mulai dikebut. Rumah dinas gubernur, gedung Pakuan, minggu ini disulap menjadi tempat vaksinasi para sesepuh mantan gubenur, tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama  dan masyarkat lainnya.

 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, Jawa Barat akan mempercepat vaksinasi dengan memanfaatkan Gedung-gedung pertemuan, mobil dan drive thru.

 “Insya Allah lancar sehingga kekebalan masyarakat atau herd immunity karena vaksin ini bisa segera terbentuk,” kata Emil, Kamis (11/3/2021).

Seperti yang dilakukan Rabu kemarin, Satgas COVID-19 Jawa Barat memaksin 231 ulama dan tokoh masyarakat di Gedung Pakuan, Kota Bandung.  Dalam daftar undangan sebenarnya ada 449 tokoh dan ulama, namun yang hadir di hari pertama ini hanya 231 orang. Tampak hadir sesepuh Jabar Otje Djundjunan atau Ceu Popong, Ibu Aang Kunaefi (istri Gubernur Jabar Aang Kunaefi periode 1975-1985, Gubernur Jabar periode 2008 – 2018 Ahmad Heryawan, serta tokoh berjasa lainnya.

 "Tokoh-tokoh Jabar dahulu. Mudah mudahan sukses. Tadi ada Pak Aher, gubernur sebelum saya. Ada ibu Aang Kunaefi, (istri) gubernur zaman saya masih balita. Ada Ceu Popong, orang tua kita. Semua akan disuntik vaksin di sini. Setelah itu, Gedung Pakuan akan dijadikan tempat pelayanan vaksinasi," ucap Gubernur Ridwan Kamil saat meninjau vaksinasi di Gedung Pakuan.

 Vaksinasi dilakukan dengan prokes ketat. Sebelum disuntik, para tokoh diskrining kesehatan. Tokoh yang datang didominasi lansia yang memang sesuai target vaksinasi tahap dua ini.

 “Kebetulan lansia di Jabar ini banyak tokoh- tokoh yang berjasa untuk Jabar. Para mantan gubernur wakil gubernur istrinya dan lain- lain kita dahulukan, para ulama sepuh itu juga kita dahulukan," kata Ridwan Kamil.

 Menurutnya, Gedung Pakuan dijadikan sentra vaksinasi untuk mempercepat proses penyuntikan agar kekebalan kelompok cepat pula terbentuk.

 Gubernur juga mendorong bupati/wali kota menjadikan rumah dinasnya sebagai sentra vaksinasi, mengikuti jejak Pemdaprov Jabar.

 "Kalau mengandalkan puskesmas waktu vaksinasi bisa lama. Saya imbau para wali kota dan bupati di Jabar dapat melakukan hal yang sama," ucapnya.

 Ridwan Kamil juga mengajak institusi lain yang memiliki gedung besar untuk meminjamkan tempatnya sebagai sentra vaksinasi.

 "Kami sudah menghitung kecepatan vaksinasi di Jabar. Hari ini vaksinasi masih 22.000 per hari. Jika target vaksinasi ingin tercapai, kita harus naik ke 150.000 per hari. Mengandalkan puskesmas tidak cukup," tuturnya.

 

Baca Lainnya

Topik Populer