Rabu, 19 Agustus 2020 13:20

TKA Tewas Saat Kerja di Trase Kereta Cepat, Aa Umbara: Harusnya Melaporkan Dulu

Reporter : Fery Bangkit 
Aa Umbara saat ditemui di Lembang, KBB, Rabu (19/8/2020).
Aa Umbara saat ditemui di Lembang, KBB, Rabu (19/8/2020). [Foto Istimewa]

Bandung Barat - Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menyebutkan, selama pandemi virus korona atau Covid-19 ini pihaknya tidak menerima laporan adanya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk ke wilayahnya.

Termasuk pekerja asing yang tengah mengerjakan trase Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) milik PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) asal China yang bernama Chang Qihong (47) yang tewas terjatuh dari ketinggian sekitar 15 meter ketika sedang meng-cutting bekisting pada Selasa (18/8/2020) sore.

"Gak ada laporan. Harusnya melaporkan dulu," kata Aa Umbara saat ditemui di Lembang, KBB, Rabu (19/8/2020).

Sebetulnya, kata dia, selama pandemi virus korona atau Covid-19 ini pihaknya melarang pekerja asing masuk KBB. Sebab, dikhawatirkan mereka akan membawa virus tersebut. Apalagi kasus virus korona di KBB saat ini mengalami kenaikan.

"Tenaga kerja asing kalau sekarang jangan masuk dulu. Gunakan saja yang ada," kata Aa Umbara.

Dikatakannya, dengan adanya TKA yang disebut baru masuk dua pekan lalu itu dirinya akan mengintruksikan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB untuk melakukan pendataan ulang.

"Harus pendataan lagi. Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) harus teliti," tegas Aa Umbara.

Sebelumnya, Ikhwan (30) salah seorang pekerja KCIC yang saat itu berada di lokasi kejadian terjatuhnya pekerja asal China menyebutkan, Meski tak mengenali korban, namun dari paras, dia memastikan korban merupakan pekerja asal China.

"Dia orang Cina baru datang sekitar dua mingguan di sini," ucapnya.

Baca Lainnya