Selasa, 20 November 2018 18:04

Tips Hafal Al-Qur'an Cepat Ala Juara 1 MTQ Dunia

Reporter : Fery Bangkit 
Sebanyak 150 Penghafal Al-Qur'an Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur'an (PPTQ) Misbahunnur Diwisuda Secara Serentak Di PPTQ Misbahunnur, Jln. Kolonel Masturi, Cimahi, Selasa (20/11/2018).
Sebanyak 150 Penghafal Al-Qur'an Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur'an (PPTQ) Misbahunnur Diwisuda Secara Serentak Di PPTQ Misbahunnur, Jln. Kolonel Masturi, Cimahi, Selasa (20/11/2018). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Juara 1 Tahfiz Quran Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) dunia 2011 di Maroko, KH Deden Muhammad Mahyarudin memberikan tips menghafal Al-Qur'an secara cepat. 

Deden yang merupakan penghafal Al-Qur'an dalam waktu 56 hari menuturkan, syarat yang pertama adalah teruji terlebih dahulu dan siap bertahan dengan Al-Qur'an. 

Baca Juga : Hebat! 150 Penghafal Al-Qur'an PPTQ Misbahunnur Diwisuda

"Syaratnya teruji dulu, siap bertahan. Suka dukanya, jangan enaknya aja bareng Alquran," ujarnya yang mampu menghafal Alquran dalam waktu 56 hari saat ditemui di Pesantren Misbahunnur, Jln. Kolonel Masturi, Cimahi, Selasa (20/11/2018).

Ia menuturkan, selain itu syaratnya menjaga makanan termasuk memakan makanan halal dan berpuasa. Kemudian syaratnya terus berdoa kepada Allah Swt dan meminta doa kepada semua orang, terutama orang tua.

Baca Juga : Pesan Menyejukan dari Pimpinan Pondok Pesantren Misbahunnur Soal Pilpres 2019

Dirinya menambahkan, cara menghafal Alquran lainnya adalah menyediakan waktu yang tetap dalam satu hari untuk menghafal Alquran. "Sedikitnya saya 8 jam dan itu waktu tidur manusia. Ketika orang lain tidur saya bangun menghafal Alquran. Tidak boleh kurang waktunya segitu," ungkapnya.

Menurutnya, dengan hal tersebut maka Allah Swt akan membantu dalam menghafal Alquran. "Kalau sendiri berat kalau dibantu dan dituntun Allah mau berapa lama kegiatan menghafal akan menyenangkan," ungkapnya.

Dirinya menambahkan, saat ini banyak pesantren yang melahirkan tahfiz Alquran. Namun hanya sedikit yang menjaga kualitas hafalannya salah satunya Pesantren Misbahunnur. "Karena seringkali hanya mengkhatam Al-Qur'an dan ayat-ayatnya (ada yang) lupa," katanya.

Baca Lainnya