Rabu, 7 November 2018 16:47

Tiba-tiba, Anggaran Pokir DPRD Cimahi Capai Rp 30 Miliar, untuk apa?

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi
ilustrasi [istimewa]

Limawaktu.id, Cimahi - Tahun ini jatah anggaran untuk proyek pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Kota Cimahi sangat fantastis. Yakni mencapai Rp 30 miliar.

Duit fantastis itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Cimahi tahun 2018 atau mendekati tahun politik Pileg dan Pilpres 2019.

Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Gunawan mengklaim, dana tersebut diklaim untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat akan kebutuhan pembangunan di seluruh wilayah Kota Cimahi. Mekanisme penyaluran anggaran itu cukup berupa pengajuan ke dinas terkait tanpa proposal.

"Anggaran sudah masuk di APBD-P, tinggal dilaksanakan," ujar Agun, sapaan Achmad Gunawan, Rabu (7/11/2018).

Dikatakan Agun, pihaknya tak akan ikut campur dalam proses pengerjaan proyeknya. Sebab itu menjadi pekerjaan dari Organisasi Perangkat Kerja (OPD) terkait di Pemkot Cimahi. Namun, ketika proyek itu beres, harus atas nama Pokir DPRD Kota Cimahi.

"Kita gak ikut campur kegiatannya, nanti sudah jadi ya klaim saja sebagai bagian dari pokir DPRD Kota Cimahi," ucap Agun.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Marifa Fitriana mengatakan, dalam pelaksanannya, proyek program pokir itu disebar ke lima OPD terkait."Dinas menerima pengajuan dari masyarakat melalui dewan, memang tidak pakai proposal karena hasil reses. Sudah masuk dalam kegiatan, ada yang sudah berjalan ada yang masih dalam proses," katanya.

Kegiatan yang dilakukan, lanjut Pipit, misalnya soal pengajuan perbaikan Rumah Tidak Laya Huni (Rutilahu), jalan lingkungan, jalan setapak, pengadaan air bersih, penerangan jalan gang, dan lainnya.

Baca Lainnya