Kamis, 20 September 2018 21:20

Terminal Cimindi Semakin 'Dicuekin' Sopir Angkot

Reporter : Fery Bangkit 
Terminal Angkot Cimindi.
Terminal Angkot Cimindi. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Keberadaan Terminal Cimindi, Kota Cimahi semakin diabaikan para pengemudi angkutan umum alias angkot.

Mereka tetap lebih memilih menaikan penumpang di pertigaan di persimangan Cimindi, dekat flyover Cimindi. Terminal tipe C yang dibangun tahun 2016 tersebut hanya semakin sepi.

Baca Juga : Terminal Warisan Atty Suharti ini Semakin Sepi

Hanya satu, dua angkot saja yang kerap silih berganti masuk. Sisanya tetap lebih memilih 'ngetem' luar terminal. Bahkan, jika malam tiba, salah satu sudut terminal malah dijadikan tempat berdagang.

Ahmad Faisal (20), salah seorang sopir angkot jurusan Cimindi-Pasar Antri mengaku, memang lebih sering mengambil penumpang di area pertigaan dibandingkat di terminal meski kerap ditegur petugas.

Baca Juga : Dishub Kota Cimahi Rencanakan Pemasangan CCTV di Terminal Cimindi

"Lebih menguntungkan di sini (pertigaan Cimindi), iya nekat aja," ucapnya, Kamis (20/9/2018).

Dikatakannya, kebanyakan hampir semua penumpang juga lebih memilih naik dan turun di tempat 'ngetem' yang dulu.

Terminal Cimindi dibangun sejak 2016 atau era kepemimpinan mantan Wali Kota Cimahi, Atty Suharti. Saat itu, sub terminal seluas 472 meter persegi itu dibangun dengan menghabiskan anggaran Rp 840 juta.

Terminal tersebut dibangun untuk mengakomodir angkurt jurusan Cimindi-Nanjung-Cipatik dan Cimindi-Pasar Antri-Margaasih.

Ketiak dikonfirmasi, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ruswanto mengakui bahwa terminal Cimindi memang kurang komperhensif. Pihaknya tetap memaksimalkan petugas di lapangan.

"Kita ingatkan ke temen- petugas untuk memgoptimalkan terminal," katanya.

Baca Lainnya