Jumat, 22 Mei 2020 23:32

Terbuay Mulut Manis Penipu, Uang Rp 120 Juta Milik Sepasang Sepuh Raib

Reporter : Fery Bangkit 
 Wakapolres Cimahi, Kompol Widi Setiawan saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Jumat (2252020).
Wakapolres Cimahi, Kompol Widi Setiawan saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Jumat (2252020). [Foto istimewa]

Limawaktu.id - Sepasang suami istri, Unus (85) dan Ilah (75) menjadi korban penipuan beberapa waktu lalu. Akibatnya, mereka harus kehilangan uang senilai Rp 120 juta dan perhiasan 13 gram.

Nasib apes warga Desa Bojong Haleuang, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu terjadi pada Februari lalu ketika korban mengambil uang di BRI Unit Ciburuy, Padalarang.

"Korban saat itu ambil uang di bank Rp 20 juta," kata Wakapolres Cimahi, Kompol Widi Setiawan saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Jumat (22/5/2020).

Gerak-gerik korban ternyata sudah dipantau oleh pelaku yang berjumlah tiga orang bernama Abeng Saputra (48), Neng Iis Suryani (40) dan Dedi Mulyadi 40 yang sudah diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi.

Dengan skenario yang sudah dirancang, aksi penupuan pun dimulai. Saat korban keluar dari bank, pelaku Abeng Saputra berpura-pura menanyakan sebuah pesantren dengan dalih akan memberikan sumbangan.

Disela percakapan, munculah pelaku Iis Suryani yang mengaku mengetahui alamat pesantren. "tersangka kedua (Iis) mengajak korban dan tersangka pertama (Abeng) masuk ke dalam mobil," ungkap Widi.

Korban pun mengikuti ajakan tersangka. Di dalam mobil, sudah ada tersangka Dedi Mulyadi yang bertugas sebagai pengemudi. Kemudian di dalam mobil, tersangka Abeng mengaku dirinya berasal dari Singapura dan ingin menukar uang dolar menjadi rupiah.

Permainan berlanjut. Tersangka Iis berpura-pura tertarik dan ingin menukarkan uang dolar. Kemudian korban yang sudah menginjak usia tua itu tertarik menukarkan uang rupiah miliknya dengan uang dolar karena menguntungkan.

Setelah terbuay kata-kata para tersangka, kemudian korban mengambil uang lagi di Bank BRI Cabang Cimahi senilai Rp 100 juta. Uang Rp 20 juta yang diambil dari bank sebelumnya, serta Rp 100 juta pun diserahkan korban kepada tersangka.

"Saat korban terperdaya oleh kata-kata (tersangka), korban menyerahkan apa yang dipunyai. Uang dan perhiasan diserahkan kepada pelaku," terang Widi.

Setelah mendapatkan uang dan perhiasan, para tersangka meninggalkan korban di sebuah minimarket saat membeli makanan dan minuman. Merasa tertipu, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, korban mengaku uang yang diambilnya dari bank dan dibawa para tersangka akan digunakan untuk pembayaran umroh.

"Jumlah uangnya Rp 120 juta, perhiasan 13 gram. Untuk pergi umroh bapak sama ibu," katanya.

Baca Lainnya

Topik Populer