Sabtu, 27 April 2019 11:31

Terancam Longsor Susulan, Warga di Belakang Pemkot Cimahi Minta Direlokasi

Reporter : Fery Bangkit 
Rumah milik Yono (55) di Kampung Awi Gombong, RT 04/19 Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi hancur tertimpa longsoran tebing setinggi 30 meter, panjang 45 meter, Jumat (26/4/2019) malam.
Rumah milik Yono (55) di Kampung Awi Gombong, RT 04/19 Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi hancur tertimpa longsoran tebing setinggi 30 meter, panjang 45 meter, Jumat (26/4/2019) malam. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Rumah milik Yono (55) di Kampung Awi Gombong, RT 04/19 Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi hancur tertimpa longsoran tebing setinggi 30 meter, panjang 45 meter, Jumat (26/4/2019) malam.

Imbas dari bencana itu, sejumlah warga yang berdekatan dengan lokasi longsor pun terancam mengalami hal serupa mengingat posisinya juga tepat berada di bawah tebing yang memiliki kontur tanah labil. Mereka pun mengaku khawatir hal itu akan terjadi.

Baca Juga : Dua Anak Tewas Lertimpa Puing Longsoran di Belakang Pemkot Cimahi

"Iya takut ada longsoran susulan. Apalagi kan kita deket sama lokasi longsor malam tadi," ujar Agus Triana (45), saat ditemui, Sabtu (27/4/2019).

Menurut Agus, ada dua Kepala Keluarga (KK) yang tinggal bersebelahan dengan rumah milik Yono. Dua KK itu dihuni oleh 10 jiwa, termasuk keluarga Agus.

Baca Juga : Suasana Pemakaman Korban Longsor di Belakang Pemkot Cimahi Semalam

Mereka mengaku ingin direlokasi dari rumah yang didiaminya saat ini. Tapi, masih kebingungan pindah kemana. Agus berharap ada solusi dari Pemerintah Kota Cimahi untuk merelokasi.

"Harapannya ada bantuan untuk relokasi," ucapnya.

Terpisah, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna mengatakan bakal membicarakan keinginan sejumlah warga itu dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkot Cimahi.

"Kita bicarakan itu, dengan lurah, camat dan dinas terkait," katanya.

Ia mengakui, wilayah itu sangat tidak aman untuk ditinggali warga. Ajay menilai lokasi itu lebih cocok ditumbuhi tanaman kuat agar bisa menahan tanah.

Sebelumnya, kejadian longsor itu mengakibatkan dua anak meninggal dunia. Sedangkan enam lainnya mengalami luka-luka. 

Baca Lainnya