Bandung Barat - Tebing setinggi 30 meter di Kampung Parakan RT 03/08, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) longsor pada Rabu (28/10/2010) sore.
Berdasarkan hasil assesment Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), lebar tebing yang longsor mencapai 100 meter dan berada di perbatasan Ruang Milik Jalan (Rumija) Jasa Marga di KM 116 Tol Cipularang dengan tanah milik warga.
"Iya penyebab sementaranya karena hujan deras, terus kontur tanahnya labil," kata Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo saat ditemui di Lembang, Kamis (29/10/2020).
Longsoran tanah tersebut menimbun kebun milik warga. Namun, kata Duddy, potensi longsor susulan bisa saja terjadi, mengingat saat ini disebut memasuki fenomena La Nina.
"Kita imbau untuk hati-hati. Kalau ke warga cukup jauh, cuma yang terancam itu lahan sawah yang ada di atasnya," ujar Duddy.
Terpisah, Humas PT Jasa Marga, Ade Januar memastikan, longsor tebih tersebut cukup jauh dari badan jalan tol sehingga masih aman untuk dilalui kendaraan. Khususnya yang melaju dari arah Bandung menuju Jakarta.
"Kami pastikan longsor tidak akan menganggu arus lalu lintas dan badan jalan Tol Cipularang. Teman-teman sudah patroli memastikannya langsung," tandasnya.