Jumat, 2 November 2018 14:51

Tayangan Televisi jadi Pemicu Siswa Bolos

Reporter : Fery Bangkit 
Para Siswa ini Tertangkap Basah Tengah Bolos di Warnet.
Para Siswa ini Tertangkap Basah Tengah Bolos di Warnet. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Pengamat Pendidikan STKIP Pasundan Cimahi, Khaerul Syobar menyebutkan, tontonan televisi maupun dunia maya jadi salah satu inspirasi pelajar bolos sekolah.

Sebab, kata dia, lewat tayangan khususnya yang memuat tentang kenakalan di sekolah akan berdampak buruk bagi pelajar. Mereka bisa saja langsung menirukan perilaku tayangan itu, salah satunya dengan bolos sekolah.

Baca Juga : 'Tercyduk' Bolos, Puluhan Pelajar di Cimahi Angkut Petugas Gabungan

"Ketika menirukan perilaku (tayangan televisi), dianggap hebat, dianggap keren. Kalau tidak mengikuti kebiasaan itu tidak tren. Itu gambaran siswa sekarang yang suka bolos," kata Khaerul saat dihubungi via sambungan telepon, Jum'at (2/11/2018).

Seperti diketahui, kemarin ada puluhan pelajar SMP dan SMA di Kota Cimahi yang kedapatan berada di luar sekolah saat jam belajar alias bolos. Mereka kedapatan tengah berada di warnet dan tempat umum lainnya.

Baca Juga : Kabur Lalu Main di Warnet, Siswa di Cimahi:Kapok, Saya Takut!

Agar tak mudah terdoktrin tayangan-tayangan negatif, kata Khaerul, siswa harus memiliki karakter yang kuat dan harus memahami akhlak serta memiliki budi pekerti yang baik.

Cara yang paling ampuh untuk mencegah kenakalan siswa seperti bolos, lanjut Khaerul, tiga pilar pendidikan harus bersinergi. Yakni pendidikan informal yang dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian pendidikan formal di sekolah serta pendidikan non formal di lingkungan masyarakat.

Ditegaskannya, sinergitas tiga pilar itu sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi terjadinya aksi saling lempar tanggung jawab antara orang tua dan sekolah. "Jadi harus selaras antara pendidikan di rumah dengan sekolah," tandas Khaerul.

Baca Lainnya