Jumat, 5 Juni 2020 14:56

Target Retribusi Parkir Tepi Jalan Pesimis Tercapai, Ini Antisipasi Dishub Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Parkir Tepi Jalan Alun-alun Kota Cimahi.
Parkir Tepi Jalan Alun-alun Kota Cimahi. [Foto istimewa]

Cimahi - Dinas Perhubungan Kota Cimahi pesimis target retribusi dari sektor parkir tepi jalan di Kota Cimahi bisa tercapai tahun ini. Sebab adanya pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) membuat aktifitas parkir menurun.

Tahun ini, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir tahun ini mencapai Rp 1.200.000.000. Hingga triwulan pertama, realisasinya baru mencapai Rp. 169.488.000 atau 14,12 persen.

"Kalau melihat sekarang sudah masuk semester 2 sangat berat kita bisa mencapai target," kata Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang saat dihubungi, Jumat (5/6/2020).

Target retribusi parkir tepi jalan tahun ini sendiri naik sekitar 70 persen dari tahun sebelumnya. Tahun lalu targetnya hanya Rp. 699.000.000, dengan realisasi diakhir tahun mencapai Rp. 715.000.000.

Kenaikan target retribusi itu dikarenakan rencananya awalnya tahun ini akan ada kenaikan tarif parkir. Namun melihat kondisi sekarang dengan adanya pandemi Covid-19, kata Endang, ada kemungkinan kenaikan tarif akan ditunda, sambil melihat perkembangan.

"Perwalnya sudah tinggal diundangkan tapi karena pertimbangkan teknis dilapangan, pengundangannya plus pemberlakuannya kita tunda dulu," sebut Endang.

Dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 2 Tahun 2017 tentang Retribusi Jasa Umum, tarif parkir sepeda motor saat ini Rp1.000, dan diusulkan naik menjadi Rp2.000. Kemudian kendaraan roda empat/roda tiga/sedan dan sejenisnya dari Rp2.000, diusulkan naik menjadi Rp3.000.

Angkutan barang jenis box/pick up dari diusulkan naik dari Rp2.500 menjadi Rp3.000. Tarif parkir truk/bus sedang dari Rp3.000 diusulkan naik menjadi Rp4.000. Sedangkan tarif truk dan bus besar tidak akan mengalami kenaikan.

Dengan kondisi seperti ini, lanjut Endang, pihaknya berencana melakukan revisi target pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

"Karena tidak mungkin bisa tercapai dalam kondisi seperti ini, makanna nanti saat ada perubahan harus kita revisi," ungkapnya.

Pihaknya berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu sehingga aktifitas parkir bisa normal lagi. Saat ini, kata Endang, aktifitas parkir sendiri mulai kembali meningkat seiring adanya pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Mudah-mudahan seiring wabah hilang aktifitas mulai normal lagi, kita harapkan parkir juga bisa meningkat lagi," pungkasnya.

Baca Lainnya