Selasa, 31 Maret 2020 15:53

Tangani Covid-19, Pemkab Bandung Barat Tambah Besaran Anggaran, Segini Besarannya!

AA umbara Bupati Bandung Barat
AA umbara Bupati Bandung Barat [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Pemkab Bandung Barat menambahkan anggaran untuk penanganan wabah virus corona Disease (Covid-19) dari Rp 14 miliar menjadi 18 miliar. Anggaran tersebut akan di fokuskan untuk mendukung tindakan pencegahan dan untuk memperkuat fasilitas kesehatan di Bandung Barat, termasuk insentif untuk para tenaga medis selama dalam periode virus tersebut.

"Pemda Bandung Barat, tentunya dengan persetujuan dari kawan kawan di DPRD Kabupaten Bandung Barat akan mengalokasikan dana kurang lebih Rp 18 miliar untuk pencegahan dan penanggulangan covid-19 di KBB," ujar Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna melalui keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2020).

Dikatakannya, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder di Bandung Barat akan terus melakukan yang terbaik untuk menekan penyebaran wabah virus corona. Pihaknya meminta masyarakat berperan dalam memutus Covid-19, seperti dengan melaksanakan anjuran pemerintah.

"Masyarakat Bandung Barat juga harus ikut membantu, dengan tetap diam di rumah saja. Tetap semangat, tetap berolahraga di rumah, makan makanan yang bergizi, minum vitamin dan berjemur selama 15 menit di bawah sinar matahari setiap jam 10 pagi, supaya imun kita kuat," imbuhnya.

Sebelumnya, Sekertaris Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Nanang Ismantoro, mengatakan untuk penanganan Covid-19 pihaknya menyiapkan anggran Rp 14 miliar dan pihaknya saat ini tengah menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Kita sudah mendapat kucuran dana Rp 14 miliar untuk semua penanganan terkait virus Corona, tapi kalau segitu sebetulnya masih kurang," ujar Nanang beberapa waktu lalu.

Nanang mengatakan, terkait rumah sakit itu akan disiapkan untuk melakukan isolasi pasien, namun pihaknya masih menyusun teknis dalam penanganan pasien yang diisolasi di rumah sakit tersebut

Untuk saat ini, Dinkes KBB sudah menyiapkan tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang dijadikan lini kedua penanganan virus Corona, seperti RSUD Cililin, Lembang dan Cikalong Wetan.

"Jadi kami sedang menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk tenaga medisnya, kalau rumah sakitnya sudah siap. Tapi kalau yang postif tetap kita rujuk," tandasnya.

Baca Lainnya