Jumat, 13 Agustus 2021 15:08

Tak Jalankan Perwal Mal di Bandung Bakal Ditutup

Reporter : Wawan Gunawan
Wakapolrestabes Bandung AKBP Yoris M Marzuki, memberikan keterangan Pers  di mal Paris van Java, Kota Bandung, Jum'at (13/8/2021)
Wakapolrestabes Bandung AKBP Yoris M Marzuki, memberikan keterangan Pers di mal Paris van Java, Kota Bandung, Jum'at (13/8/2021) [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Polrestabes Bandung bakal merekomendasikan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk menutup sementara pusat perbelanjaan atau mal yang melanggar aturan selama masa uji coba pembukaan menerima pengunjung.

"Kalau ada yang bandel, dan juga tidak sesuai Perwal, kita minta dan koordinasi ke Wali Kota agar tempat itu ditutup sementara," kata Wakapolrestabes Bandung AKBP Yoris M Marzuki, di mal Paris van Java, Kota Bandung,Jum'at (13/8/2021).

Menurutnya, sejauh ini pihaknya melakukan peninjauan ke sejumlah mal untuk mengecek penerapan protokol kesehatan. Mulai dari akses keluar masuk, dan kesiagaan petugas yang harus berjaga di sejumlah titik.

Pengecekan itu, kata Yoris, dilakukan aparat kepolisian dari jajaran polsek di lingkungan Polrestabes Bandung.

Dikatakannya,  ada 19 poin yang harus dipenuhi oleh pengelola mal  tersebut terkait protokol kesehatan COVID-19. Dari 62 mall dan supermarket di Kota Bandung, masih ada beberapa yang belum melengkapi sejumlah persyaratan tersebut.

Dia meminta pengelola mall untuk segera melengkapi persyaratan tersebut agar COVID-19 dapat diminimalisir.

"Jadi poin-poinnya itu salah satunya mal  harus ada pengecekan QR code pada akun peduli lindungi, untuk masuk ke mall harus sudah divaksin," kata waka polrestabes Bandung.

"Yang kurangnya itu seperti petunjuk untuk masuk toko itu wajib ada pintu keluar masuk, wajib ada jalan antrean, dan wajib memasang petunjuk batas kapasitas di toko," tambahnya.

Dia melanjutkan,  apabila ada mal yang membandel dan tidak memenuhi persyaratan tersebut dan bahkan melanggar kapasitas, maka sanksi akan diterapkan. Karena menurutnya pelindungan kesehatan harus mengimbangi pemulihan ekonomi.

"Ya pokoknya secepatnya (untuk melengkapi yang kurang), di setiap mall itu ada anggota polisi yang berjaga, mereka berkoordinasi dengan keamanan setempat," pungkasnya.

Baca Lainnya