Rabu, 17 Juni 2020 11:53

Swab Test Pasar Tumpah di Cimahi Diwarnai Ketakutan dan Penolakan Pedagang

Reporter : Fery Bangkit 
Seorang Pedagang saat melakukan swab test.
Seorang Pedagang saat melakukan swab test. [Foto istimewa]

Cimahi - Antisipasi penularan Corona Virus Disease (Covid-19) dengan Swab test terhadap pedagang sempat diwarnai ketakutan dan penolakan pedagang pasar tumpah di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Swab test yang difasilitasi Pemerintah Kota Cimahi itu dilakukan terhadap 200 pedagang pada Rabu (17/6/2020).

Suasana pasar tumpah di Kelurahan Leuwigajah.

Swab test tersebut dilakukan untuk memetakan penyebaran Covid-19 dari pedagang yang melakukan kontak dengan pembeli dan dengan uang kertas.

Berdasarkan pantauan, ada beberapa pedagang yang ketakutan dan menolak ikut swab test dengan alasan sudah menjalani rapid test dan bahkan mengaku takut hasilnya positif.

"Saya takut hasilnya positif. Kemarin juga sudah rapid test, cukup harusnya kan hasilnya negatif," ungkap pedagang pasar tumpah Siti Saniah, Rabu (17/6/2020).

Pelaksanaan swab test secara bergiliran membuat aktivitas jual beli tetap berjalan. Pembeli dan pedagang tetap bertransaksi tanpa mengindahkan aturan jaga jarak dan penggunaan masker.

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna mengungkapkan pelaksanaan swab test tersebut sebagai upaya mengimbangi aktivitas jual beli di pasar tumpah yang kembali bergeliat setelah tuntasnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial tingkat kota.

"Karena sekarang kan masuk PSBB tahap 5 atau istilahnya PSBM, jadi hanya skala wilayah di kelurahan saja. Kita genjot swab test yang namanya ini grebek pasar. Jadi ini sudah pasar ke dua yang kita datangi, setelah Pasar Recok di Melong," ungkap Ajay.

Jika dari 200 spesimen yang dikirimkan ke Labkesda hasilnya ada yang positif, pihaknya memastikan akan menutup aktivitas pasar tumpah.

"Kemarin ada yang reaktif di Pasar Recok, dan kita tunggu dulu hasil swab testnya. Sekarang di Pasar Tumpah Leuwigajah, kalau ada yang positif akan langsung kita tutup," tegasnya.

Baca Lainnya