Kamis, 18 Maret 2021 17:12

Sumberdaya yang berkualitas akan Mendorong Pertumbuhan Menjadi Lebih Maju

Reporter : Bubun Munawar
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana, menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan tingkat Kelurahan Pasirkaliki, di Villa Skaters, Jalan Budi Babakan Loa Kulon, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Kamis (18/3/2021).
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana, menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan tingkat Kelurahan Pasirkaliki, di Villa Skaters, Jalan Budi Babakan Loa Kulon, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Kamis (18/3/2021). [humas]

Limawaktu.id,- Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat serta penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan sosial menjadi fenomena yang semakin kompleks, dimana pembangunan di suatu wilayah dalam perkembangannya tidak semata-mata terbatas pada peningkatan ekonomi semata. Sejalan dengan itu, makna pembangunan masyarakat melalui konsep pemberdayaan adalah bagaimana membangun kelembagaan social-ekonomi yang mampu memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapat lapangan kerja dan pendapatan yang layak, kebebasan menyampaikan pendapat, berkelompok dan berorganisasi, serta berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan pembangunan.

 Hal tersebut disampaikan Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana, saat kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan tingkat Kelurahan Pasirkaliki, di Villa Skaters, Jalan Budi Babakan Loa Kulon, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Kamis (18/3/2021).

 “Inti dari kegiatan pada hari ini adalah tentang bagaimana dalam memajukan pembangunan ataupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dibinanya sebuah organisasi di tingkat kelurahan, baik itu kelurahannya sendiri sampai dengan organisasi yang menjadi mitra Lurah. Salah satunya mungkin ada LPM, ada DMI, MUI, karang taruna, PKK, dan sebagainya, sampai ke RT/RW dan semuanya… termasuk babinsa, bhabinkamtibmas, semuanya harus berkoordinasi,” katanya.

 Ngatiyana menyebutkan, terdapat tujuh strategi yang diperlukan dalam peningkatan kapasitas kelembagaan, yang mencakup struktur organisasi/kelembagaan, penguatan organisasi/kelembagaan, keterlibatan organisasi/ kelembagaan, sumber daya manusia, keuangan, kepemimpinan yang strategis, dan manajemen jaringan antar lembaga/organisasi.

 Dari ketujuh aspek tersebut, pembangunan sumberdaya manusia merupakan hal yang paling penting, karena sumberdaya yang berkualitas akan mampu mendorong pertumbuhan menjadi lebih maju dan sejahtera. Menurutnya, salah satu sumberdaya penggerak pembangunan perkotaan yang sangat perlu ditingkatkan kualitasnya adalah para ketua RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Warga), karena mereka adalah perangkat paling bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sejalan dengan itu, unsur perangkat kelurahan mulai dari RT, RW hingga Lurah adalah operator utama pembangunan, sehingga kualitas sumber daya manusianya menjadi prasyarat mutlak suksesnya pembangunan di suatu daerah.

 “Organisasi kelurahan ini harus terus dibina sehingga menjadi kekuatan yang mampu membangun wilayahnya sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah-tengah pandemic Covid-19 ini. Untuk itu, semua unsur perangkat kelurahan ini harus menjaga kekompakan karena suatu organisasi kalau tidak kompak maka tidak akan berhasil,” tutur Ngatiyana.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer