Jumat, 5 Oktober 2018 13:57

Sulap APBD Kab Bandung Barat dari Rp 2,8 triliun jadi Rp 5 triliun

Reporter : Fery Bangkit 
Bupati Bandung Barat Aa Umbara (kiri) Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan (kanan)
Bupati Bandung Barat Aa Umbara (kiri) Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan (kanan) [Istimewa]

Limawaktu.id, Bandung Barat - Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menargetkan lima tahun ke depan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bisa naik menjadi Rp 5 triliun, dari jumlah saat ini yang hanya Rp 2,8 triliun.

"Jika saat ini APBD Rp 2,8 triliun, saya berharap pada masa kepemimpinan saya bisa mencapai Rp 5 triliun," kata Aa Umbara, Jum'at (5/10/2018).

Aa Umbara, bersama wakilnya Hengky Kurniawan merupakan Bupati-Wakil Bupati periode ke-3 di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Untuk merealisasikan target tersebut, sesuai jargon 'Bandung Barat Lumpaaat', dalam lima tahun ke depan, KBB harus maju dari berbagai hal. Termasuk pelayanan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam meningkatkan kinerja dan kedisiplinan kinerja ASN, tidak bisa tergantung kepada alat yang dilahirkan oleh teknologi tetapi sangat tergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimilikinya.

"Alat dan teknologi tidak bisa dijadikan jaminan meningkatnya kinerja dan kedisiplinan ASN dalam sebuah pemerintahan, tetapi sangat tergantung kualitas SDM yang ada didalamnya," kata Aa Umbara.

Jadi kesimpulannya, kata dia, jika kinerja dan kedisiplinan sudah tumbuh dengan sendirinya diharapkan seluruh ASN juga bisa meningkatkan pelayanan pada masyarakat dalam menjabarkan jargon 'Bandung Barat Lumpaaat' sebagaimana dibahas dalam Visi AKUR (Aspiratif Kreatif Unggul dan Religius).

 
Umbara menilai sistem kerja yang dipakai oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sudah sangat bagus, tapi jika tidak diimplementasikan dengan baik maka akan sia-sia. 

"Jadi, optimalisasi pelayanan publik harus lebih baik lagi untuk meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat," tandasnya. 

 

Baca Lainnya