Rabu, 19 Desember 2018 10:36

Sudah Capai 91%, 500 Kios di Pasar Atas Bakal Diperebutkan Pedagang

Reporter : Fery Bangkit 
Pasar Atas Cimahi.
Pasar Atas Cimahi. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - pemerintah Kota Cimahi mengklaim, pembangunan dan revitalisasi Pasar Atas Kota Cimahi sudah mencapai 91 persen. Sebelumnya, pasar itu ditargetkan harus selesai akhir tahun ini.

"Saya menginginkan pasar itu selesai akhir tahun. Jujur memang belum selesai sampai hari ini," kata Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna saat ditemui di Lumbung Padi Merah, Kota Cimahi, Selasa (18/12/2018).

Baca Juga : Relokasi Pedagang Pasar Atas Cimahi Kuras APBD Hingga Rp 470 Juta

Dikatakannya, saat ini mega proyek warisan mantan Wali Kota Cimahi, Atty Suharti itu hanya tinggal proses finishing saja. "Yang besar-besarnya sudah, hanya misal perapihan. Mudah-mudahan ngga (ada kendala)," ujarnya.

Setelah selesai, kata Ajay, akan ada proses pemeliharaan dan penyempurnaan. Kemudian baru bisa diresmikan dan ditempati para pedagang. Nantinya, akan ada 500 kios yang disediakan.

Baca Juga : Pedagang Pasar Atas Direlokasi Mulai Oktober, ini Tujuannya!

Untuk penempatan kios bagi para pedagangnya, dia menegaskan tak boleh ada aksi titip-menitip, apalagi transaksi jual beli kios secara ilegal. "Kalau ada boleh laporkan ke saya," tegasnya.

Kemudian, Ajay menyarankan agar satu pedagang jangan memiliki lebih dari satu kios. Tujuannya, untuk keadilan, mengingat masih banyak pedagang yang memerlukan kios untuk berdagang. 

Baca Juga : Dear Pedagang Pasar Atas Cimahi, Buanglah Sampah Pada Tempatnya!

"Disarankan 1 (satu) orang jangan punya 4-5 kios, karena kios itu terbatas tapi penggemarnya banyak," imbuh Ajay.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Siti Rosida menambahkan, kemungkinan pasar atas itu baru bisa ditempati Februari 2019. 

"Mudah-mudahan gak ada halangan Februari udah bisa launching," ucapnya.

Setelah selesai, kata Siti, akan ada proses perencanaan untuk penempatan pedagang. Dari 500 kios yang disediakan, akan diprioritaskan bagi 423 pedagang alam atau yang menjadi korban kebakaran beberapa tahun lalu.

"Pembagian kios lagi didiskusikan. Untuk penempatan pedagang, karena gak gampang mapping dulu pedagang. Tapi diprioritaskan pedagang korban kebakaran," tegasnya.

Ditegaskannya, penempatan pedagang bukanlah hal mudah, dibutuhkan metode yang tepat. Hal itulah yang terus menjadi bahan diskusi dan pekerjaan rumah bagi pihaknya. Perihal jatah kios, ia pun menyarankan agar satu pedagang jangan memiliki lebih dari satu kios.

Sekedar informasi, pembangunan Pasar Atas dimulai sejak akhir tahun 2016. Saat itu, Pemerintah Kota Cimahi menggunakan dana pinjaman dari swasta. Kemudian, memasuki tahun 2017, pembangunan pasar mandeg. Pemerintah Kota Cimahi saat itu berasalan tengah berkutat dengan review anggaran.

Kemudian, pembangunan pasar sekaligus revitalisasi bangunan pasar lama itu barus bisa dilanjutkan pertengahan tahun 2018. Kali ini, anggaran tak lagi menggunakan dana pinjaman, melainkan dari kas daerah Kota Cimahi sebesar Rp 57 miliar.

Baca Lainnya