Jumat, 1 Maret 2019 14:56

Sudah 21 Warga KBB Digigit Anjing, Rabieskah?

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi
ilustrasi [net]

Limawaktu.id - Hingga akhir bulan Februari, tercatat ada 21 warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terkena gigitan anjing liar, yang diduga rabies.

Mereka yang terkena gigitan rata-rata berasal dari wilayah Selatan seperti Kecamatan Cililin, Sindangkerta dan Gununghalu. Dengan usia yang bervariasi.

Baca Juga : Stok Dosis Vaksin Rabies di Cimahi Semakin Menipis

Meski tidak menimbulkan gejala rabies dan kematian, namun antisipasi terhadap gigitan anjing rabies terus dilakukan. Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB terus melakukan sosialisasi tentang penanganan anjing rabies dan vaksinasi terhadap warga yang terkena gigitan.

"Setelah mendapatkan informasi warga ada yang digigit anjing liar rabies. Kita langsung melakukan vaksinasi tiga kali," ujar Kepala Dinkes Kabupaten Bandung Barat, Hernawan, Jumat (1/3/2019).

Baca Juga : Ratusan Hewan Anjing jadi Ancaman Rabies, Pemkot Cimahi Siapkan 600 Vaksin Tahun ini

Menurutnya, mereka yang terkena gigitan hingga saat ini tidak ada yang menunjukan gejala rabies. Termasuk belum ada info yang masuk tentang warga yang terkena gigitan oleh anjing rabies atau binatang lainnya.

"Gak ada yang meninggal dan menunjukan rabies. Virus rabies menyerangnya ke saraf pusat. Jika warga positif rabies gejalanya dia takut dengan sinar matahari," katanya. 

Baca Juga : Rabies Mengancam, Kenali Ciri-ciri Hewan Terkena Penyakit Mematikan

Ia mengungkapkan, Dinkes terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di daerah yang rawan gigitan anjing rabies. Menurutnya, jika terkena gigitan langsung maka harus segera dibersihkan dengan air yang mengalir dan sabun.

"Rata rata, warga yang terkena gigitan rabies belum divaksin karena bukan program rutin. Kalau kita siap melakukan vaksin," katanya

Pihaknya terus menyosialisasikan kepada masyarakat yang memiliki anjing dan kucing untuk divaksin. Menurutnya, program vaksinasi kepada hewan dilakukan oleh Dinas Peternakan. Sementara warga yang akan divaksin dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer