Minggu, 28 Februari 2021 16:39

Strategi Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana Kendalikan Pemerintahan

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id,- Sesuai dengan janji-janji yang telah disampaikan selama masa kampanye Pemilukada Cimahi lalu, Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan,  dirinya bertekad untuk terus meningkatkan prestasi Kota Cimahi sebagaimana telah diraih pada masa kepemimpinan wali kota cimahi periode sebelumnya. Selain itu, pihaknya juga bertekad menciptakan pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi.

Menurut Ngatiyana, kalau dilihat secara objektif, secara keseluruhan infrastruktur Cimahi sudah cukup baik. Namun, harus diakui, belum semuanya sesuai harapan sehingga masih ada pekerjaan rumah yang mesti segera kami selesaikan untuk mendukung kegiatan perekonomian. Dalam hal ini, salah satu persoalan yang harus diperhatikan adalah pembangunan jalan. Minimnya akses membuat kemacetan masih terjadi. Namun harus diakui, ketersediaan infrastruktur di Cimahi jauh lebih baik dibandingkan daerah lain.

 “Tingkat kemacetan yang masih bisa terprediksi. Selain itu, kondusivitas kota yang telah berdiri sebagai daerah otonom selama hampir 20 tahun ini harus terus dijaga. Selain peningkatkan koordinasi antar instansi dan pelayanan publik, termasuk kemudahan di bidang bisnis dan investasi,” ungkap Ngatiyana, saat berbincang dengan Limawaktu.id, Minggu (28/2/2021).

 Dia mencontohkan untuk mengatasi kemacetan saat keluar akses tol Baros, Pemkot Cimahi melakukan komunikasi dengan pihak TNI untuk melakukan pelebaran jalan di depan Pusdik Armed, dengan menggunakan lahan milik TNI. Hasilnya, setiap pagi atau sore kemacetan disekitar akses tol Baros mulai bisa dikendalikan.

Dikatakan Ngatiyana, dalam sisa masa jabatan yang tinggal kurang dari dua tahun ini, pihaknya akan melanjutkan roda pemerintahan dan menjalankan program-program yang telah disusun sebelumnya.

 “Hal ini juga sesuai dengan petunjuk dari Pak Dirjen Otda Kemendagri ketika memberikan surat penunjukan kepada saya selaku Pelaksana Tugas Wali Kota Cimahi pada 30 November 2020 lalu,” katanya.

 Menurutnya, RPJMD Kota Cimahi tahun 2017 – 2022, telah dicantumkan mengenai 21 program prioritas unggulan Kota Cimahi. Sudah cukup banyak program-program yang telah dilaksanakan dan dikerjakan oleh Wali Kota sebelumnya. Namun tentu harus diakui, masih ada juga yang belum sempat direalisasikan hingga saat ini.

 “Kami berkomitmen untuk merealisasikan sisa-sisa dari ke-21 program prioritas tersebut, dengan penekanan skala prioritas pada beberapa sektor yang menyangkut pelayanan dasar kepada masyarakat yaitu pendidikan, kesehatan dan perekonomian. Penentuan skala prioritas ini penting terlebih di tengah situasi pandemic Covid-19 yang dimana pemerintah pusat telah menginstruksikan kepada seluruh kementerian dan lembaga, termasuk pemerintah daerah untuk melakukan refocusing anggaran dalam rangka penanganan pandemic ini, sekaligus dalam upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” jelasnya.

 Dia melanjutkan, dua tahun adalah jangka waktu yang relative singkat. Sudah menjadi tugasnya agar bagaimana sisa tahun masa bakti mewujudkan sebagian program prioritas unggulan yang belum bisa direalisasikan.

 Sebagaimana disampaikannya, terkait dengan 21 prioritas, kesemuanya tersebut merupakan janji politik kepada masyarakat Cimahi dan alhamdulillah sebagian besar diantaranya sudah dapat merealiasikan direalisasikan. Diantaranya mobil siaga tiap kelurahan, program pemberdayaan masyarakat (PPM) yang dikelola RW, peningkatan infrastruktur, kemudahan pelayanan, pembangunan SMP negeri baru dan lainnya. Kalau diperhatikan, selama 3 tahun sudah ada tambahan faislitas umum, jalan, jembatan, Mal Pelayanan Publik pun sedang dibangun, penerangan jalan. Disamping itu, pelayanan di kelurahan, kecamatan, dan beberapa SKPD lain yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat sudah cukup meningkat.

 Namun, harus diakui masih terdapat catatan yang perlu ditingkatkan. Terutama dalam hal penuntasan banjir Melong, pembangunan universitas negeri, serta revitalisasi sarana olah raga. Untuk target penyelesaian banjir rencananya akan kami optimalkan, bahkan sudah kolaborasi dengan Pemkab Bandung untuk segera menuntaskan banjir. Kami berusaha cukup fokus mudah-mudahan tahun 2021 ini bisa selesai.

 

Baca Lainnya