Selasa, 2 Oktober 2018 12:53

Stok Dosis Vaksin Rabies di Cimahi Semakin Menipis

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas Puskeswab Kota Cimahi Tengah Melakukan Pemberian Vaksin Rabies Terhadap Kucing
Petugas Puskeswab Kota Cimahi Tengah Melakukan Pemberian Vaksin Rabies Terhadap Kucing [Fery bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Ketersediaan dosis vaksin rabies yang dimiliki Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota cimahi semakin menipis.

Tahun 2018, ketersediaan dosis vaksin rabies di Kota Cimahi mencapai 1.100 dosis. Stok tersebut diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi sebanyak 600 dosis, serta bantuan dari Dinas Ketahaan Pangan dan Pertanian Jawa Barat sebanyak 500 dosis."Saat ini yang sudah dilaksanakn vaksinasi rabies sudah 560 ekor hewan. Jadi sisanya 540 dosis," terang Huzein Rachmadi, Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Selasa (2/10/2018).

Baca Juga : Ribuan Kucing dan Anjing Divaksin Anti Rabies

Sejauh ini, memang Kota Cimahi masih bebas dari penyakit rabies, meski memang kasus gigitan oleh hewan jenis anjing dan kucing sempat terjadi. Catatannya, tahun 2015 sebanyak empat kasus gigitan, tahun 2016 ada enam kasus, 2017 10 kasus serta 2018 satu kasus. Tapi, dari kasus-kasus tersebut, semuanya bisa diatasi dengan baik.

Rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit hewan menular yang disebabkan virus bersifat akut, serta menyerang susunan syaraf hewan dan manusia.

"Rabies 99 persen fatal namun 100 persen dapat dicegah dengan vaksinasi," tegas Huzein.

Strategi utama untuk memberantas rabeis baik pada hewan dan manusia adalah dengan melaksanakan vaksinasi terhadap hewan dan populasi dengan steril atau kebiri.

Pihaknya, lanjut Huzein, berkomitmen bebas rabies dengan memaksimalkan pelayanan vaksinasi dan pemusnahan hewan yang terjangkit tersebut.

"Secara umum fasilitas Puskeswan salah satu terbaik di Jawa Barat. Dan SDM-nya juga terbaik Jawa Barat," ujarnya.

Baca Lainnya