Minggu, 29 Juli 2018 21:34

Soal PAW Dua Anggotanya, Ketua DPRD Kota Cimahi Tunggu Laporan Resmi Hanura

Reporter : Fery Bangkit 
Illustrasi
Illustrasi [Net]

Limawaktu.id, - Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Gunawan menyatakan, hingga saat ini belum menerima laporan pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) dua anggotanya yang berasal dari Partai Hanura.

"Data resmi kepada dewan belum ada. Kalau sudah ada data jelas dari parpol bersangkutan dan KPU, kami akan segera mengambil langkah terkait statusnya" kata Agun, sapaan akrab Achamd Gunawan saat dihubungi, Minggu (29/7/2018).

Seperti diketahui, dua anggota DPRD Kota Cimahi dari fraksi Partai Hanura, yakni Nurhasan dan Neng Cucu resmi pindah partai dan mendaftar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) 2019 lewat Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Agun mengatakan, dirinya belum mendapat informasi terkait anggota dewan yang pindah partai. Namun, muncul informasi dari masyarakat yaitu Nurhasan dan Neng Cucu yang keduanya berasal dari P-Hanura.

"Infonya dari masyarakat ya dua nama itu, tapi secara resmi diajukan parpol belum ada," katanya.

Menurut Agun, terdapat tiga hal yang menyebabkan legislator di-PAW sesuai UU MD3. Pertama adalah dikarenakan meninggal dunia. "Hingga diberhentikan dengan berbagai sebab termasuk pelanggaran pidana. Untuk itu, nanti dilakukan PAW tapi butuh proses. Harus ada data tertulis," jelas Agun.

Agun menjelaskan mekanisme PAW anggota dewan adalah usulan dari partai politik bersangkutan melaporkan ke DPRD Kota Cimahi secara tertulis, dilakukan pemberhentian anggota dewan, dan melakukan PAW dengan caleg nomor berikutnya sesuai data di KPU. Durasi proses PAW tergantung kesiapan para pihak.

"Begitu pengajuan dari parpol masuk, kami akan segera memproses. Biasanya di tingkat DPRD Kota Cimahi butuh 7 hari, di Pemkot Cimahi sekitar 14 hari, dan di Pemprov Jabar 14 hari. Ada waktu sekitar sebulan prosesnya, kalau tidak ada hambatan atau kendala," katanya.

DPRD Kota Cimahi menegaskan, kalau belum ada pengajuan dari parpol tidak bisa dilakukan proses pemberhentian dari keanggotaan DPRD Kota Cimahi. "Selama parpolnya belum mengajukan PAW, ya tetap seperti biasa," tuturnya.

Dihubungi terpisah, Ketua DPC PPP Kota Cimahi Agus Solihin membenarkan Nurhasan dan Neng Cucu pindah ke PPP.
"Betul merekatm ikut nyaleg bersama PPP. Secara aturan PKPU 2018 harus ada surat pengunduran dari partai sebelumnya dan sudah ada," ujarnya.

Sejauh ini, meski sudah pindah partai dan belum melaksanakan PAW, Nurhasan dan Neng Cucu masih aktif menjalankan tugasnya sebagai Anggota DPRD Kota Cimahi. Termasuk menerima hak-haknya.

Baca Lainnya