Syifa Yuanita Putri saat belajar online menggunakan fasilitas internet Gratis Bersama Teman Lain Nya.
Syifa Yuanita Putri saat belajar online menggunakan fasilitas internet Gratis Bersama Teman Lain Nya. [Foto Istimewa]
News

Siswa di Padalarang Rela Belajar Beratapkan Terpal Demi Internet Gratis

Bandung Barat - Sebuah tempat sederhana yang beratapkan terpal di Kampung Sukamaju, RT 04/06, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memberikan fasilitas internet gratis kepada siswa yang kesulitan mendapatkan kuota selama pembelajaran daring.

Pemberian internet gratis dilakukan untuk meringankan beban orang tua yang kesulitan menyediakan kuota bagi anak-anaknya selama pandemi virus korona atau Covid-19, dimana pembelajaran dilakukan secara online tanpa tatap muka.

Ketua RW 06 Desa Padalarang, Toni Permana mengatakan, pemberian internet gratis tersebut dilakukan sejak sebulan lalu atas dasar keprihatinan terhadap masyarakat yang mengeluhkan dengan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh tapi (PJJ) tanpa solusi perihal kuota.

"Ya sudah kita pasang internet gratis untuk anak-anak," kata Toni, Rabu (16/8/2020).

Fasilitas internet gratis itu diperuntukan bagi siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas dengan syarat benar-benar membutuhkan. Kata sandinya pun diganti setiap hari agar tidak disalahgunakan para siswa.

"Karena untuk yang membutuhkan, syaratnya kita cek dulu kuota. Kalau gak ada, baru kasih password," sebut Toni.

Dikatakannya, fasilitas internet gratis diaktifkan dari Senin sampai Jumat atau ketika jam pembelajaran berlangsung. Setiap harinya, rata-rata ada sekitar 15 siswa dari semua tingkatan yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

"Dari sekolah manapun, daerah manapun silahkan asalkan gak mampu. Waktunya dari jam 09.00-12.00 WIB, kalau lagi banyak ada jam 13.00-16.00 WIB," terang Toni.

Dalam proses pembelajaran online di tempatnya, ada sejumlah orang yang untuk mendampingi para siswa jika kurang mengerti tentang tugas yang diberikan guru di sekolah. Pembelajaran pun dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker.

"Kalau biayanya masih dari saya pribadi. Insya Alloh cukup sampai Desember," ujarnya.

Syifa Yuanita Putri, siswa kelas VII 7 SMP Negeri 3 Padalarang mengaku sangat terbantu dengan fasilitas internet gratis ini. Sebelumnya, siswa berusia 12 tahun itu selalu belajar dari di rumah.

"Iya kuotanya jadi boros. Jadi beli seminggu sekali yang 1,5 GB pas belajar online," tutur Syifa.

Selama pembelajaran online, Syifa setiap harinya selalu diberikan tugas serta modulnya yang dikirim melalui pesan singkat WhatsApp. Dirinya berharap wabah virus korona ini segera berlalu, sehingga bisa belajar normal lagi di sekolah

"Bosen terlalu lama. Lebih seneng belajar di sekolah. Kalau gak ngerti bisa langsung tanya ke guru," tukasnya.

Baca Lainnya