Kamis, 2 Agustus 2018 16:10

Setahun Lebih Tanpa 4 Nakhoda, Pengamat Sorot Kinerja Pemkot Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Walikota Cimahi Ajay M Priatna.
Walikota Cimahi Ajay M Priatna. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, Arlan Sidha menyoroti kekosongan posisi pimpinan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.

Menurut Arlan, kekosongan tersebut sedikitnya akan menghambat jalannya roda pemerintahan. Terutama yang menyangkut kebijakan-kebijakan pada OPD terkait.

"Pasti menghambat. Saya sarankan agar Wali Kota Cimahi untuk secepat mungkin mengisi kekosongan kepala dinas tersebut," kata Arlan saat dihubungi via pesan singkat, Kamis (2/8/2018).

Seperti diketahui, sejak awal 2017, ada empat OPD yang belum memiliki pimpinan definitif. Yakni Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Pangan dan Pertanian serta Dinas Lingkungan Hidup.

Kemudian, tahun 2018 kekosongan setingkat kepala dinas bertambah seiring pensiunnya para pejabat struktural seperti Kasatpol PP Aris Permono, Kepala Dinas Perhubungan Ison Suhud serta Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Bambang Maulana.

Menurut Arlan, kekosongan posisi tersebut harus segera diisi. Hal tersebut dilakukan agar Pemerintah Kota Cimahi lebih cepat bersinergi dengan seluruh elemen penggeraknya. Termasuk dengan dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.

"Karena kita tahu pekerjaan rumah di Cimahi semakin menumpuk. Jika lambat diatasi, ini akan berdampak pada ketidakpercayaan masyarakat kepada pimpinannya," ujar Arlan.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi, Harjono mengatakan,  pihaknya akan segera mengajukan Panitia Pelaksana (Pansel) dan Tim Seleksi (Timsel) open bidding atau seleksi terbuka untuk pengisian jabatan setingkat kepala dinas yang kosong tersebut.

"Pak Wali sudah mengintruksikan kami untuk segera menyusun renccana (pembentukan Pansel dan Timsel)," kata Harjono.

Baca Lainnya