Senin, 25 September 2017 18:29

Serapan Anggaran Rendah, Begini Kata Komisi I DPRD Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Gedung Pusat Pemerintah Daerah Kota Cimahi
Gedung Pusat Pemerintah Daerah Kota Cimahi [limawaktu dok]

Limawaku.id, - Anggota Komisi I DPRD Kota cimahi, Siti Yanti Abintini menilai, kekosongan posisi Wali Kota definitif di tubuh Pemerintah Kota Cimahi berpengaruh terhadap lambannya penyerapan anggaran di Kota Cimahi.

Kekosongan wali kota selama satu tahun di tubuh Pemerintah Kota Cimahi memang sudah diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota. Namun, kata Siti, Plt memiliki kewenangan yang terbatas.

“Kekosongan jabatan, tidak ada figur yang jadi pimpinan, itu berpengaruh.

Karena kan kewenangan dari Plt Wali Kota mah tidak penuh,” kata Siti di Area DPRD Kota Cimahi, Jln. Djulaeha Karmita, Senin (25/9/2017).

Pada Oktober mendatang, Wali Kota dan Waki Wali Kota Cimahi terpilih akan dilantik. Menurutnya, sedikitnya hal tersebut akan mendorong penyerapan.

“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan Wali Kota yang baru bisa lebih memotivasi,” ujar Siti.

Hingga kini, penyerapan anggaran tahun 2017 diklaim Pemerintah Kota Cimahi baru mencapai sekitar 52%. Untuk itu, kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mendorong Pemerintah Kota Cimahi merealisasikan sejumlah rencana pembangunan.

“Kita mendorong, tinggal komitmen temen-temen SKPD saja 4 bulan ini,” katanya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi, Benny Bachtiar menganggap, kekosongan Wali Kota Cimahi tidak terlalu berpengaruh terhadap serapan anggaran.

Hanya saja, kata dia, sejak adanya masalah soal pembangunan Pasar Atas Barokah akhir tahun lalu, pihaknya lebih berhati-hati dalam mengerjakan sebuah proyek pembangunan.

“Memang situasi sangat hati-hati sekarang. Sehingga sebelum pelelangan dan lain sebagainya itu betul-betul sesuai dengan aturan. Jadi agak lambatnya di sana sebenranya,” beber Benny.

Dia mengklaim, serapan anggaran tahun 2017 di Kota Cimahi hingga kini baru mencapai sekitar 52%. Kemungkinan, penyerapan besar-besaran akan terjadi pada November mendatang.

Pasalnya, jelas dia, proses lelang sejumlah pembangunan saat ini tengah digenjot, selain itu, beberapa pembangunan seperti masjid dan jalan juga tengah dijalankan.

Hingga akhir tahun, lanjut Benny, Pemerintah Kota Cimahi menargetkan Anggaran Pendapatan dan Belanja (apbd) 2017 terserap hingga 75%.

“Realistis paling 75 persen, itu sudah bagus,” katanya. (kit)

Baca Lainnya