Sabtu, 29 Juni 2019 13:12

Sepi Pembeli Daging Ayam, Pedagang Sebut Karena PPDB

Reporter : Fery Bangkit 
Pedagang Ayam Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi
Pedagang Ayam Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi [ferybangkit]

Limawaktu.id - Musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 dinilai pedagang ayam potong di Kota Cimahi menjadi salah satu penyebab lesunya penjualan dalam beberapa hari ini.

Enung (48), salah seorang pedagang ayam di Pasar Atas Baru (PAB) Kota Cimahi menuturkan, harga daging ayam sendiri saat ini mengalami penurunan sejak lebaran. Daging ayam sempat menembus Rp 45 ribu per kilogram, namun sekarang anjlok hingga Rp 30 ribu per kilogram.

Baca Juga : Harga Daging Ayam dan Sapi di Cimahi Kompak Naik Jelang Lebaran

Namun, harga ayam yang murah saat ini berbeda dari sebelumnya. Jika dulu kalau harga daging ayam murah, omzet pun meningkat, tapi kali ini malah sebaliknya. Bahkan, kata Enung, omzet penjualan turun hingga 40 persen dibandingkan sebelumnya.

"Biasanya ketika harga daging ayam turun, maka tingkat pembelian meningkat. Tapi sekarang malah sepi. Mungkin karena musim anak masuk sekolah," kata Enung, Sabtu (29/6/2019).

Baca Juga : Harga Kebutuhan Pokok Pasca Lebaran:Harga Cabai Merah Dikalahkan Daging Ayam

Menurutnya, lesunya omset daging ayam itu dikarenakan pembeli saat ini fokus untuk biaya masuk sekolah anaknya sehingga urung membeli daging ayam.

Dikatakannya, turunnya omzet dan sepinya pembeli menyebabkan stok daging ayam di pasar melimpah. Kondisi itu diperkirakan akan menyebabkan harga daging ayam makin turun.

Baca Juga : Kemarau, Harga Buncis di Cimahi Naik 2 Kali Lipat

"Biasanya saya nyetok 80 ekor per hari. Sekarang mah 50 ekor per hari. Itu juga kadang ngga habis, padahal jualannya sampai sore," bebernya.

Para pedagang, kata Enung, hingga kini belum mengetahui penyebab pasti turunnya harga. Sebab, harga tersebut berasal dari distributor.

"Mungkin juga karena stok melimpah, karena sekarang kan ada banyak daging ayam," ujarnya.

Pedagang lainnya dari Pasar Cimindi, Ujang (38) mengatakan, daging ayam yang dijualnya saat ini Rp 29 ribu/kg. Harga itu turun drastis dari sebummya.

"Waktu mau lebaran sampai Rp 40 ribu lebih, trus turun jadi Rp 34 ribu/kg. Sekarang turun lagi. Ngga tau tah besok lusa turun lagi atau naik. Susah diprediksi," ungkapnya.

Namun, turunnya harga daging ayam eceran ternyata membawa berkah bagi pedagang sate ayam. Azwar (44), salah seorang pedagang sate asal Cipageran menuturkan, turunnya harga daging ayam dinilai menguntungkan. ''Harga daging ayam kini terjangkau dibandingkan sebelumnya,'' ucapnya.

Sekedar informasi, harga daging ayam di tingkat peternak di berbagai daerah saat ini turun dratis. Harganya dikisaran Rp 8-10 ribu per kilogram. 

Baca Lainnya