Jumat, 18 Maret 2022 21:37

Sempat Tertunda, Operasi Pasar Minyak Goreng Dilaksanakan di Subang

Reporter : Iman Nurdin
Sempat Tertunda, Operasi Pasar Minyak Goreng Dilaksanakan di Subang
Sempat Tertunda, Operasi Pasar Minyak Goreng Dilaksanakan di Subang [Humas Pemprov Jabar]

Kabupaten Subang (limawaktu.id)-- Sempat tertunda operasi pasar, akhirnya operasi pasar minyak goreng di Subang dilaksanakan Jumat (19/02/2022). 

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memantau langsung pelaksanaan operasi pasar minyak goreng yang digelar di Kantor Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. 

Operasi pasar yang digelar merupakan hasil kolaborasi antara Pemda Provinsi Jabar melalui Disperindag Jabar, BUMD PT Agro Jabar, serta dengan pihak terkait lainnya. 

"Operasi pasar yang sedianya digelar kemarin bukan batal, melainkan dijadwal ulang karena ada sedikit kendala," jelas Uu. 

Uu menuturkan, operasi pasar yang digelar hari ini merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dapur masyarakat, yakni minyak goreng, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. 

"Ini ikhtiar dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terkait minyak goreng, terutama menghadapi bulan suci Ramadhan," ungkapnya. 

Ia menjelaskan, pada operasi pasar kali ini diturunkan sebanyak 1.500 liter. Masyarakat paling banyak diperbolehkan mengambil dua botol atau dua liter dengan harga Rp 14.000 per liter atau per kemasan. 

Masyarakat pun bisa mendapatkan minyak goreng dengan mudah tanpa perlu membawa KTP sebagai persyaratan. "Kayak ke warung saja, tinggal membawa uang, tapi tidak boleh ambil lebih dari dua liter untuk membeli minyak murah ini," ujarnya. 

Uu juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu bergantung pada minyak goreng karena terdapat metode memasak lainnya yang juga sehat dibandingkan memasak dengan menggoreng. 

"Untuk memenuhi kebutuhan jangan selalu tergantung pada minyak goreng karena memasak bisa dengan dikukus, dipais, dibakar, dan banyak cara lainnya. Orang tua kita dulu tidak semuanya pakai minyak sayur, apalagi usia diatas 45-50 tahunan itu rawan. Kalau terlalu banyak minyak kan juga bisa kolesterol," tambahnya. 

Menjelang bulan suci Ramadan, Pak Uu pun mendoakan masyarakat agar bisa beribadah dengan tenang, serta menjalankan ibadah dengan penuh keberkahan. 

Seorang warga Pamanukan, Ai, mengaku senang dengan adanya operasi pasar minyak goreng di daerahnya. Ia merasakan operasi pasar membantunya mendapatkan minyak goreng dengan harga murah. 

"Saya senang dengan adanya operasi minyak goreng ini, memudahkan kami ibu-ibu untuk dapat minyak goreng," kata Ai.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer