Senin, 8 Oktober 2018 16:40

Selain Tewaskan Pegawai, Kebakaran Toko Emas di Cimahi juga Catatkan Kerugian Fantastis

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas Damkar terlihat sedang memadamkan api saat terjadi kebakaran hebat yang melanda sebuah toko emas di Jln. Raya Cimindi, Kota Cimahi, Minggu (8/10/2018).
Petugas Damkar terlihat sedang memadamkan api saat terjadi kebakaran hebat yang melanda sebuah toko emas di Jln. Raya Cimindi, Kota Cimahi, Minggu (8/10/2018). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Kebakaran hebat yang melanda sebuah toko emas di Jln. Raya Cimindi, Kota Cimahi, Minggu (8/10/2018) sekitar pukul 14.00 WIB menyebabkan pemilik mengalami kerugian mencapai Rp 7,5 miliar.

Sebab, dalam peristiwa yang membakar juga toko mebel dan elektronik itu, terdapat juga tiga unit mobil dan 14 motor yang terbakar, termasuk barang-barang yang ada di dalam  toko tersebut.

Baca Juga : Kebakaran Toko Emas di Cimahi Tewaskan Satu Pegawai

"Tapi untuk emas yang ada di dalam toko emas sahabat kami belum bisa memastikanya karena pas dicek tidak ada tanda-tanda emas yang terbakar, bisa saja emasnya disimpan ditempat lain," terang Komandan Regu 1 Damkar Kota Cimahi, Indra Hadi saat ditemui di Kantor Damkar Kota Cimahi, Jln. Raya Baros, Senin (8/10/2018).

Selain itu, dalam peristiwa kebakaran tersebut, seorang pegawai bernama Deri (19) tewas terjebak di dalam bangunan. Sedangkan lima rekannya berhasil menyelamatkan diri.

Dikatakan Indra, korban diduga sempat terbangun dari tidurnya, namun, saat hendak menyelamatkan diri tidak ada akses untuk keluar karena bangunan tersebut dikepung si jago merah.

Sebelum api membesar, lanjutnya, teman korban sudah berusaha untuk membangunkannya, namun terlambat sehingga api semakin membesar dan korban tidak terselamatkan.

"Setelah api padam alhamdulillah korban ditemukan di tangga lantai 3 bangunan dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi telungkup dengan kondisi badan tidak utuh," ujar Indra.

Menurutnya, korban sempat menyelamatkan diri hanya saja bangunan yang terbakar hanya ada satu akses untuk keluar dan saat korban hendak keluar pintunya dalam keadaan terbakar.

Indra mengatakan, saat kejadian didalam bangunan tersebut ada enam orang termasuk korban yang tewas, beruntung yang lima orang berhasil menyelamatkan diri, tetapi satu orang kembali ke lantai atas untuk menyelamatkan barang-barang sehingga meninggal dunia.

"Korban yang tewas kembali lagi ke atas, kemudian terkepung asap akhirnya korban pingsan lalu tubuhnya terbakar," katanya.

Untuk memadamkan api, pihaknya membutuhkan waktu 4 jam dengan menurunkan 4 unit pancar dan satu rescue ditambah lima unit dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung dan satu unit pancar dari pemadam kebakaran Kabupaten Bandung.

"Personelnya 13 orang dari damkar Kota Cimahi, 20 orang dari damkar Kota Bandung serta 5 orang dari PMI Kota Cimahi dan Kota Bandung," tandas Indra.

Baca Lainnya