Selasa, 20 November 2018 14:17

Selain Kurang TPS, Prilaku Masyarakat pun Berperan Atas Menumpuknya Sampah di Aliran Sungai Curug

Reporter : Fery Bangkit 
Pemandangan Sampah Menumpuk Menghiasi Aliran Sungai Curug, Kp. Cibodas RT 01/15, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
Pemandangan Sampah Menumpuk Menghiasi Aliran Sungai Curug, Kp. Cibodas RT 01/15, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Usep Koswara mengakui, jumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah di Kota Cimahi belum ideal.

Saat ini, ungkap dia, Kota Cimahi baru memiliki 13 unit TPS yang dikelola Pemerintah Kota Cimahi. Padahal, kebutuhan idealnya minimal dua unit TPS untuk 15 kelurahan se-Kota Cimahi.

Baca Juga : Viral Video Buang Sampah ke Sungai, Pemkot Cimahi Siapkan Sanksi

"Jauh dari kebutuhan, belum merata. Baru 30 persennya kita yang ada. Minimal 15 kelurahan, per kelurahan paling tidak 2 (dua) TPS yang dikelola Pemerintah Kota Cimahi," beber Usep saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (20/11/2018).

Sebenarnya, kata dia, Pemerintah Kota Cimahi siap untuk membangun TPS di semua kelurahan. Namun, kendala yang dialami selama ini adalah kesulitan memperoleh izin dari masyarakat. 

Baca Juga : Videonya Sempat Viral, Dua Oknum Pembuang Sampah ke Sungai Citopeng Ternyata 'Kurir' Sampah

"Jadi kalau Pemkot Cimahi siap beli lahan, tapi izin dari masyarakat susah," ucapnya.

Menurutnya, belum meratanya ketersediaan TPS itu diduga menjadi salah satu penyebab munculnya prilaku buruk warga dalam membuang sampah. Warga dengan seenaknya membuang sampah ke badan sungai.

Baca Juga : Aliran Sungai di Cimahi Dipenuhi Sampah Domestik, ini Kata Anies

Seperti yang terlihat di aliran Sungai Curug, Kampung Cibodas, RT 01/15, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Tumpukan sampah itu terlihat sejak beberapa hari terakhir, dan kini mulai dibersihkan Tim Kecebong Kota Cimahi.

Tumpukan sampah itu berasal dari wilayah Utara dan Tengah Kota Cimahi yang terbawa derasnya air saat hujan besar, sehingga bermuara di wilayah selatan. Total ada sekitar 1,5 ton sampah (kering) yang diangkut petugas dari sungai itu.

"Maklum masyarakatnya belum tersosialisasi semua. Intinya kesadaran belum tumbuh merata di masyarakat Cimahi," tutur Usep.

Baca Lainnya