Selasa, 6 Februari 2018 12:07

Sekolah Peninggalan Atty di Cimahi Dibiarkan Mangkrak

Reporter : Fery Bangkit 
SD Negeri Baros Mandiri III di RT 02/10 Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi dibiarkan mangkrak sekitar tiga tahun.
SD Negeri Baros Mandiri III di RT 02/10 Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi dibiarkan mangkrak sekitar tiga tahun. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- pembangunan SD Negeri baros Mandiri III di RT 02/10 Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi dibiarkan mangkrak sekitar tiga tahun. Kini, kondisinya pun terlihat tak terurus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan sekolah tersebut dibangun mulai 2014 atau disaat Wali Kota Cimahi sebelumnya, Atty Suharti menjabat sebagai Wali Kota Cimahi. Kemudian, akhir 2015, pembangunan terhenti.

Berdasarkan pantauan di lokasi pembangunan sekolah, Selasa (6/2/2018), tiang kontruksi yang berwarna hijau tampak mulai berkarat. Bagian lantai satu bangunan pun sudah ditanami rumput dan dijadikan tempat penyimpanan mobil dan bahan bangunan mebel. Sementara lantai dua yang sudah dilakukan pengecoran, nampak tidak terurus sama sekali.

Anggota Badan Anggaran (Bangar) DPRD Kota Cimahi, Muchlisin membeberkan, pembangunan dimulai sejak 2014 dengan pengadaan lahan. Kemudian, Agustus 2015, pembangunan dimulai dengan alokasi anggaran Rp 3,4 miliar.

“Kemudian Desember 2015 berhenti. Saya gak tau penyebabnya. Mungkin anggaran habis, atau pergantian tahun,” beber Muchlisin, saat ditemui di Jalan Haji Haris, Baros, Cimahi, Selasa (6/2/2018).

Memasuki tahun 2016, Pemerintah Kota Cimahi tidak mengganggarkan dalam APBD murni. Namun, dalam anggaran perubahan 2016, akhrinya pembangunan lanjutan pun dianggarkan senilai Rp 2,2 miliar. Namun menurut politisi Partai NasDem itu, tidak seperti ada peningkatan fisik pembangunan.

“Desember 2016 ada kegiatan. Tapi saya liat tidak ada bekas (pembangunan),” katanya.

Selanjutnya, memasuki tahun anggaran 2017 dan 2018, Pemerintah Kota Cimahi pun sama sekali tidak menganggarkan untuk penyelesaian pembangunan.

“2018 juga tidak dianggarkan lagi. Ada juga anggaran untuk SD lain. Jadi mangkrak sekarang,” ucapnya.

Artinya, pembangunan sekolah SD Negeri Baros Mandiri III sudah menghabiskan Rp 5,6 miliar. Belum termasuk pengadaan lahan.

“Tanah beda lagi pengadaannya. Gak tau (anggarannya). Saya belum jadi dewan,” tandasnya.

Baca Lainnya