Senin, 7 Januari 2019 14:56

Segera, di SMKN 1 Cimahi Beli Batagor Hingga Bayar SPP Pakai E-Money

Reporter : Fery Bangkit 
Muhammad Rowdoh (18), Ahmad Herdiansyah (18) dan Rina Hikmawati (19), tiga siswa SMKN 1 Kota Cimahi Tengah Mempraktikan Aplikasi Vending Machine dan E-Money di SMKN 1 Cimahi, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi, Senin (7/1/2019).
Muhammad Rowdoh (18), Ahmad Herdiansyah (18) dan Rina Hikmawati (19), tiga siswa SMKN 1 Kota Cimahi Tengah Mempraktikan Aplikasi Vending Machine dan E-Money di SMKN 1 Cimahi, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi, Senin (7/1/2019). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Namanya Vending Machine dan E-Money. Duo aplikasi pelayanan itu berhasil diciptakan tiga siswa SMKN 1 Cimahi dalam 24 jam.

Perintisnya ialah tiga siswa Kelas XIII bernama Muhammad Rawdoh (17), Rina Hikmawati (19). Keduanya ialah siswa jurusan Teknik Elektronika Industri. Serta Ahmad Herdiansyah (18), siswa jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Ketiganya berkolaborasi menciptakan mesin penjual otomatis menggunakan uang elektronik.

Baca Juga : Keren!Siswa SMKN 1 Cimahi Ciptakan Aplikasi Vending Machine, Apa Itu?

Aplikasi yang mereka ciptakan itu berhasil mengukir prestasi gemilang di kejuaraan tingkat nasional, yakni Juara II Smart Hackathon 2018 'Financial Literacy Millennials' Desember lalu.

Setelah meraih prestasi, ketiganya kini tengah mengembangkan alat tersebut. Saat ini, vending machine terbilang masih sederhana. Sebab, produk yang bisa dibeli dari alat itu baru barang berbentuk sachet, seperti kopi sachet. Pembeliannya terbilang efisien, hanya tinggal scan barcode menggunakan aplikasi E-Money, maka produk sudah bisa dibeli. Dengan catatan, ada saldonya.

Rencananya, Rawdoh, Ahmad dan Rina bakal mempresentasikan Vending Machine dan E-Money itu kepada pihak sekolah pada 21 Januari mendatang. Tentu saja yang akan dipaparkan ialah seputar kegunaan aplikasi itu.

"Iya keinginan terdekat ini, aplikasi bisa digunakan di sekolah dulu (SMKN 1 Cimahi)," kata Rina Hikmawati saat ditemui di SMKN 1 Cimahi, Jln. Mahar Martanegara, Senin (7/1/2019).

Rencananya, mereka bakal mengintegrasikan aplikasi itu dengan sebuah kartu yang dinamakan 'Smart School'. Dimana dengan kartu dan aplikasi itu, bisa digunakan untuk membeli makanan di kantin sekolah, peminjaman alat praktik, peminjaman buku di perpustakaan hingga absensi siswa.

"Misalnya nanti beli batagor, jadi nanti siswa tinggal tap doang. Ya, tentu saja harus ada saldonya," jelas Rina.

Sementara itu pihak SMKN 1 Cimahi yang diwakili Rudi Haryadi menyambut baik dengan rencana pengembangan ketiga anak didiknya itu. Pihak sekolah mengaku bangga atas apa yang mereka raih. Sebab, apa yang mereka rintis itu sejalan dengan program sekolah.

Pasalnya, kata dia, sudah sejak lama pihak sekolah memiliki ide menggarap sebuah sistem transaksi non tunai. Dimana nanti untuk transaksi seperti absensi, peminjaman alat, pembayaran di kantin, peminjaman buku dan lainnya bisa menggunakan kartu.

"Setelah kita coba inovasi, munculah ide anak-anak untuk menciptakan alat itu. Pembayaran menggunakan saldo," jelas Rudi.

Pihaknya berharap teknologi itu bisa digunakan dalam beberapa bulan ke depan. Pasalnya, tentu harus ada pengada alat, seperti alat top up saldo dan mesin penyedia barangnya.

"Mudah-mudahan beberapa bulan lagi bisa diaplikasikan," tandasnya.

Baca Lainnya