Rabu, 9 Januari 2019 15:01

Sat Pol Air Polres Karawang Bantu Cari Kapal Hilang Kontak

ilustrasi
ilustrasi [Net]

Limawaktu.id - Kapal tanker pengangkut minyak kelapa sawit Crude Palm Oil (CPO), MT Namse Bangdzod di laut Jawa, telah hilang kontak sejak 28 Desember 2018.  

Kapal MT Namse Bangdzod dengan nomor GT 1128 merupakan kapal berbendera Indonesia yang dioperasikan oleh PT Surabaya Shipping Lines, dan dinahkodai oleh Muhammad Asdar Wijaya dengan jumlah anak buah kapal sebanyak sebelas orang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu (9/1), menginformasikan, bahwa pada hari Senin (7/1) diperoleh informasi bahwa Kapal MT Namse Bangdzod telah hilang kontak pada 28 Desember 2018.  

Truno menyampaikan, bahwa kapal MT Namse Bangdzod, diketahui bertolak dari Pelabuhan Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dengan tujuan ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta

Dari kejadian tersebut, Satuan Polisi Air Polres Karawang melakukan upaya, yaitu menyebarluaskan informasi kejadian kepada para nelayan, yang berada di 12 muara perairan Kabupaten Karawang guna memberikan informasi, apabila menemukan keberadaan kapal dimaksud. 

Selain itu, Polres Karawang juga berkoordinasi dengan kapal-kapal patroli milik Pertamina PHE-ONWJ yang ada di perairan Karawang untuk membantu melakukan pencarian.

Pada Senin (7/1) sekitar pukul 18.30, Kasat Polair bersama enam personel, melakukan pencarian kapal tanker di sepanjang perairan Karawang dengan menggunakan perahu nelayan, dikarenakan kapal patroli tidak dapat digunakan akibat air laut surut. 

"Kemudian pencarian dilanjutkan menuju ke perairan Sungai Buntu dengan koordinat -6,05343, 107,52243 dan melakukan pencarian di sekitar area tersebut selama kurang lebih satu jam," papar Truno.

Pencarian berikutnya, diungkap Truno, dilakukan pada Selasa (8/1), sekitar pukul 06.00, di perairan Sungai Buntu dan perairan Cemara Jaya dengan koordinat -6, 09157, 107,49939.

Sampai saat ini, Sat Polair Polres Karawang, serta jajaran polsek-polsek pesisir masih melakukan pencarian, dan hingga kini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal tanker MT Namse Bangdzod pengangkut minyak kelapa sawit.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga telah mengerahkan kapal patroli KPLP, yaitu kapal KNP 348 untuk menyisir dari Tanjung Karawang Bekasi sampai dengan Marunda hingga ke Buoy Timur area labuh jangkar Pelabuhan Tanjung Priok. 

"Selain itu, kapal patroli KPLP KNO Alugara P.114 juga telah melakukan penyisiran dari mulai Selat Bangka hingga Pulau Seribu sampai dengan Ekanuri Pelabuhan Tanjung Priok, namun hingga kini belum juga mendapatkan hasil," tandas Truno. (*)

Baca Lainnya